Antisipasi Godzilla El Nino, Pemerintah Pastikan Stok Beras Aman 10 Bulan ke Depan
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id – Pemerintah memastikan ketahanan pangan nasional tetap terjaga di tengah potensi ancaman Godzilla El Nino tahun ini. Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menyebutkan, cadangan beras nasional dalam kondisi aman bahkan mencukupi hingga 10 bulan ke depan.
Mentan Amran menjelaskan, saat ini stok beras yang dikuasai pemerintah mencapai sekitar 4,3 juta ton dan diperkirakan meningkat menjadi 5 juta ton pada bulan depan. Selain itu, cadangan yang berada di masyarakat, di antaranya termasuk di sektor hotel, restoran, dan rumah tangga diperkirakan mencapai 12,5 juta ton.
Baca Juga
"Ini cukup untuk 10 bulan ke depan. Saya ulangi, standing crop, kemudian di gudang, kemudian di hotel, rumah-rumah, dan restoran. Kalau kita bagi 2,6 juta per bulan, itu cukup untuk 10, 11 bulan ke depan. Artinya, sekarang aman," ucap Amran saat ditemui di kantor Kemenko Pangan, Jakarta, Senin (30/3/2026).
Ia menambahkan, potensi produksi beras selama periode El Nino juga tetap terjaga. Berdasarkan pengalaman sebelumnya, produksi minimal masih bisa mencapai 2 juta ton per bulan. Dengan estimasi El Nino berlangsung sekitar 6 bulan, maka tambahan produksi diperkirakan mencapai 12 juta ton.
“Belum termasuk kalau kemarin pengalaman kita El Nino, itu produksi minimal 2 juta ton beras. Artinya kalau kali 6 ke depan, kan 6 bulan nih, berarti 12 juta (ton). Artinya apa? Sampai tahun depan panen puncak Maret, beras kita cukup, lebih dari cukup," ungkapnya.
Baca Juga
Tepis Isu Impor, Wamentan: Kita Ekspor 2 Ribu Ton Beras ke Arab Saudi!
Lebih lanjut, Mentan Amran menilai kesiapan pemerintah menghadapi El Nino kali ini jauh lebih baik dibandingkan periode 2023–2024. Saat itu, dampak El Nino cukup berat karena langkah antisipasi belum optimal dilakukan.
Kini, berbagai langkah mitigasi telah dilakukan sejak dini, mulai perbaikan jaringan irigasi sekitar 1 juta hektare hingga distribusi 60.000-70.000 unit pompa air ke berbagai daerah. “Kalau dulu kita ibaratkan baru bersiap saat perang sudah mulai, sekarang kita sudah siap sebelum El Nino datang,” imbuhnya.

