Menko Airlangga Optimistis Pertumbuhan Ekonomi 2026 Tembus 5,4%
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto optimistis pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2026 dapat mencapai 5,4% sesuai target dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
“Pemerintah kan di dalam APBN jelas kita proyeksi pertumbuhan ekonominya 5,4% dan dengan capaian di kuartal IV-2025 5,39%, angka 5,4% itu bisa dicapai. (Seberapa optimis?) Sangat optimis,” kata Airlangga saat konferensi pers ABAC Meeting I 2026 bertema “Openness, Connectivity, Synergy” di Hotel Shangri-La, Jakarta, Sabtu (7/2/2026).
Dalam sambutannya di ABAC Meeting I 2026, Airlangga juga menyampaikan pertumbuhan ekonomi Indonesia sepanjang 2025 mencapai 5,11%, dengan pertumbuhan kuartal IV-2025 sebesar 5,39% secara tahunan (yoy). Capaian tersebut menempatkan Indonesia di peringkat keempat tertinggi di antara negara-negara ekonomi APEC.
"Taiwan berkembang dengan 12,68%, Vietnam dengan 8,46%, Singapura dengan 5,7%, dan Malaysia dengan 5,7%. Hal ini berarti negara-negara ekonomi APEC terus berkembang di era tantangan globalisasi saat ini," tutur dia.
Baca Juga
ABAC Meeting I 2026, Airlangga: 70% Ekspor RI ke Negara APEC
Sekadar informasi, Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan capaian pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2025. Secara penuh, pertumbuhan ekonomi Indonesia mencapai 5,11% secara tahunan (year on year/yoy). Angka itu di bawah asumsi makro APBN 2025 yang dipatok 5,2%.
“Secara kumulatif, ekonomi Indonesia tumbuh sebesar 5,11% (secara tahunan),” kata Kepala BPS, Amalia Adininggar Widyasanti dalam konferensi pers di kantornya, Jakarta, Kamis (5/2/2026).
Sepanjang tahun lalu, BPS mencatat produk domestik bruto (PDB) atas dasar harga konstan (ADHK) sebesar Rp 13.580,5 triliun dan atas dasar harga berlaku (ADHB) sebesar Rp 23.821,1 triliun. Angka tersebut naik dari capaian tahun sebelumnya yang masing-masing sebesar Rp 12.920,5 triliun dan Rp 22.139 triliun.
BPS turut mencatat pertumbuhan kuartal IV-2025 mencapai 5,39% (yoy). Angka ini menjadi yang tertinggi selama tahun 2025. Pada kuartal I-2025, pertumbuhan PDB tercatat 4,87%, kuartal II-2025 sebesar 5,12%, dan kuartal III-2025 sebesar 5,04%.
Menurut Amalia Adininggar, komponen yang menopang pertumbuhan ekonomi pada 2025 yaitu konsumsi rumah tangga yang berkontribusi 53,88% dengan pertumbuhan sebesar 4,98% (yoy). Pembentukan modal tetap bruto (PMTB) berkontribusi sebesar 28,77% dengan pertumbuhan 5,09% (yoy).

