Purbaya Ungkap Kemungkinan Iuran Board of Peace Berasal dari APBN
JAKARTA, investortrust.id - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa mengungkap kemungkinan iuran anggota tetap atau membership fee Board of Peace sebesar US$ 1 miliar atau sekitar Rp 1,6 triliun akan ditopang menggunakan APBN.
“Saya pikir sebagian besar akan dari anggaran juga kan, dari APBN juga,” kata Purbaya di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (28/1/2026).
Baca Juga
Indonesia Masuk Board of Peace, Menhan Pastikan Tak Ada Tambahan Anggaran Alutsista
Meski demikian, Purbaya mengatakan akan menunggu arahan Presiden Prabowo Subianto untuk menggunakan anggaran tersebut. Purbaya menyakan kesiapan Kemenkeu menjalankan pembiayaan tersebut diperintahkan Prabowo.
“Itu kita belum diskusikan tetapi pada suatu saat nanti Presiden akan memberi tugas ke saya,” kata dia.
Sebelumnya, Menteri Luar Negeri (Menlu) Sugiono mengatakan bahwa dana tersebut bukan untuk iuran anggota. Namun, pembentukan Board of Peace ini merupakan upaya untuk menyelesaikan situasi di Gaza.
“Suatu upaya untuk bisa menyelesaikan situasi Gaza pada khususnya Palestina termasuk upaya rekonstruksi. Terus rekonstruksi siapa yang bayar? Uangnya dari mana? Dananya dari mana?” kata Sugiono di kompleks parlemen, DPR, Jakarta, Selasa (27/1/2026).
Baca Juga
DPR Nilai Board of Peace Jadi Jalur Diplomasi Alternatif Indonesia untuk Gaza
Sugiono mengatakan untuk itu anggota yang diundang dalam Board of Peace diajak berpartisipasi dalam rekonstruksi Gaza. Selain itu, anggota yang berpartisipasi dalam rekonstruksi Gaza memiliki keuntungan lain menjadi anggota tetap. Sugiono membantah iuran tersebut wajib dibayarkan.
“Enggak. Enggak. Tidak ada. Itu semua negara yang diundang itu entitle untuk menjadi member selama tiga tahun,” katanya.

