BI Proyeksikan Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 2025 dalam Rentang 4,7%-5,5%
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id- Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo melihat pertumbuhan ekonomi Indonesia membaik. Secara keseluruhan tahun 2025, BI memproyeksikan pertumbuhan ekonomi akan berada dalam kisaran asumsi APBN 2025 yaitu 5,2%.
“Pertumbuhan ekonomi 2025 diperkirakan berada dalam kisaran 4,7%-5,5% dan meningkat menjadi 4,9%-5,7% pada 2026,” kata Perry saat Rapat Dewan Gubernur (RDG) BI Desember 2025, diakses Kamis (18/12/2025).
Pada kuartal IV-2025, BI melihat pertumbuhan ekonomi Indonesia akan didukung belanja sosial pemerintah dan konsumsi rumah tangga, yang didasari oleh keyakinan rumah tangga terhadap penghasilan dan ketersediaan lapangan kerja. Perkembangan ini mendorong meningkatnya penjualan eceran pada berbagai kelompok barang.
“Investasi, khususnya nonbangunan, membaik dipengaruhi oleh meningkatnya keyakinan pelaku usaha yang tercermin pada pola ekspansi Purchasing Managers Index (PMI) manufaktur,” kata dia.
Baca Juga
BI Proyeksikan Pertumbuhan Ekonomi Global Membaik Jangka Pendek
Perry berharap permintaan domestik perlu diperkuat. Sebab, kinerja ekspor diperkirakan akan melambat seiring berakhirnya front loading ekspor ke AS. Selain itu, perlambatan ekspor terjadi karena menurunnya ekspor besi baja ke China dan CPO ke India.
Secara sektoral, lapangan usaha industri pengolahan, perdagangan besar dan eceran, transportasi dan pergudangan, serta penyediaan akomodasi dan makanan minuman menunjukkan kinerja positif.
“Ke depan berbagai upaya perlu terus ditempuh untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi dengan menjaga stabilitas,” kata dia.
Deputi Gubernur Bank Indonesia, Aida S. Budiman mengatakan pertumbuhan ekonomi pada kuartal IV-2025 diperkirakan akan lebih tinggi pada kuartal III-2025 yang menyentuh angka 5,03% secara tahunan.
Sementara itu, Aida melihat inflasi 2025 akan berada di atas titik tengah target yaitu 2,5% plus minus 1%. “Demikian juga [inflasi] di tahun 2026,” ujar dia.

