Sidak Bahan Pokok Jelang Nataru, Mendag Pastikan Stok Beras dan Minyak Goreng Aman
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso kunjungi Gudang Bulog Sei Raya di Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat. Dari kunjungan tersebut, didapati stok beras dan sejumlah komoditas lainnya dalam volume yang cukup untuk menghadapi Nataru.
“Di gudang Bulog di seluruh Kalimantan Barat, terdapat total 12.968 ton beras. Pasokan pun terus datang, jadi tidak akan habis, cadangan cukup untuk Nataru,” kata Mendag dalam keterangan tertulisnya, Kamis (11/12/2025).
Selain beras, Mendag Budi Santoso juga memastikan pasokan minyak goreng untuk Provinsi Kalimantan Barat mencukupi untuk Nataru. Pantauan menunjukkan, total pasokan minyak goreng di gudang Bulog di Kalimantan Barat mencapai 261.608 liter.
Stok tersebut terdiri atas minyak goreng untuk Public Service Obligation (PSO) Bulog sebanyak 138.628 liter dan minyak goreng komersial 122.980 liter.
"Stok MINYAKITA di Bulog, khususnya di Kalimantan Barat cukup. Apalagi, jika pasokan Domestic Market Obligation (DMO) ke BUMN pangan sudah mencapai 35 persen, pasokannya akan semakin terjaga” tambah Mendag Budi.
Baca Juga
Mendag Budi Pastikan Jaga Pasokan dan Stabilitas Harga Bahan Pokok Jelang Nataru
Selain itu, Mendag Budi juga mengecek kesiapan ritel modern menghadapi Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru). Untuk itu, ia mengunjungi ritel modern Mitra Anda di Pontianak, Kalimantan Barat. Kesiapan ritel modern terlihat dari pasokan bahan pokok (bapok) yang tersedia cukup serta harga yang sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET) dan harga acuan.
“Di ritel modern, terpantau harganya relatif bagus. Kami sudah cek harga-harga bapok di sini seperti beras, gula, dan minyak. Pasokannya cukup bagus dan terjaga, harganya juga stabil. Terima kasih ritel modern sudah membantu menjaga stabilitas harga dan pasokan bapok di momen Nataru,” katanya.
Salah satu komoditas bapok yang terpantau mendapatkan potongan harga adalah minyak goreng premium. Sebagai contoh, harga minyak goreng merek Tropical dijual Rp 40.500 per 2 liter, Masku Rp 39.900 per 2 liter, Sunco Rp 42.500 per 2 liter, dan Filma Rp 41.500 per 2 liter.
Menurut Mendag, sebagai upaya menjaga pasokan dan harga bapok, Kemendag terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah melalui Sistem Pemantauan Pasar dan Kebutuhan Pokok (SP2KP), asosiasi, dan para pemasok. Kemendag juga konsisten berkoordinasi dengan Bulog dan ID Food untuk memastikan kemudahan pasokan dan keterjangkauan harga.

