Ekspor CPO dan Baja Melejit, Batu Bara Kenapa Lesu?
Poin Penting
| ● | Ekspor besi dan baja naik 12,12% secara nilai dan 13,04% secara volume. |
| ● | Ekspor CPO melonjak 25,73% secara nilai dengan volume 19,49 juta ton. |
| ● | Ekspor batu bara turun 20,25% secara nilai dan 4,1% secara volume. |
JAKARTA, investortrust.id - Deputi Statistik Bidang Distribusi dan Jasa Badan Pusat Statistik (BPS) Pudji Ismartini menjelaskan kinerja ekspor dua komoditas unggulan selama Januari-Oktober 2025 mengalami kenaikan. Dua komoditas itu adalah minyak sawit mentah (crude palm oil/CPO) dan turunannya serta besi dan baja. Sementara, batu bara mengalami penurunan.
“Total ketiganya berkontribusi share 28,62% dari total ekspor nonmigas pada Januari-Oktober 2025,” kata Pudji, di kantor BPS Pusat, Jakarta, Senin (1/12/2025).
Baca Juga
Tinjau Lokasi Bencana di Tapanuli Tengah, Prabowo Disambut Peluk Haru Warga
Pada periode Januari-Oktober 2025, ekspor besi dan baja mengalami kenaikan nilai dan volume. Secara nilai, ekspor besi dan baja sebesar US$ 23,58 miliar atau naik 12,12% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Sementara itu, secara volume terjadi kenaikan 13,04% menjadi 19,5 juta ton.
Untuk CPO dan turunannya, naik 25,73% menjadi senilai US$ 20,2 miliar dengan volume bertambah 7,83% menjadi 19,49 juta ton. “Harga komoditas kelapa sawit mengalami peningkatan bulanan secara 0,8%, tetapi mengalami penurunan secara tahunan sebesar 2,99%,” kata dia.
Harga CPO di pasar internasional tercatat menyentuh US$ 1.045,04 per metrik ton. Pada Oktober 2025, ekspor sawit mencapai 1,91 juta ton.
Di sisi lain, ekspor batu bara mengalami penurunan baik dari sisi volume dan ekspor. Ekspor batu bara turun 20,25% menjadi US$ 20,09 miliar. Adapun secara volume terjadi penurunan sebesar 4,1% menjadi 320,47 juta ton.
Baca Juga
Kejagung Serahkan Uang Korupsi CPO Rp13 Triliun ke Pemerintah di Hadapan Prabowo
“Khusus harga batu bara mengalami peningkatan secara bulanan 1,11% tetapi mengalami penurunan secara tahunan sebesar 26,69%” kata dia.
Harga batu bara di pasar internasional tercatat sebesar US$ 107,5 per metrik ton. Volume ekspor komoditas ini mencapai 35,24 juta ton pada Oktober 2025.

