Pantau Ekspor-Impor, Menkeu Purbaya Ingin Jadikan LNSW Sebagai "Mata-Mata" Digital
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa ingin menata ulang Lembaga National Single Window (LNSW). Dia menargetkan lembaga ini menjadi semacam intelijen digital bagi arus barang dan dokumen dalam perdagangan internasional.
“Ke depan saya coba perbaiki, IT-nya juga perbaiki. Maunya saya itu, LNSW itu adalah semacam IT intelijen. Sehingga saya tahu barang masuk apa, barang keluar apa,” kata Purbaya, di kantornya, Jakarta, Selasa (21/10/2025).
LNSW merupakan lembaga yang berperan dalam menetapkan tata kelola dalam pelaksanaan tugas perdagangan internasional. Lembaga ini bekerja sinergis dengan kementerian/lembaga (K/L) terkait untuk memastikan kelancaran implementasi dan pengoperasian sisten Indonesia National Single Window (INSW).
Baca Juga
Ekspor Tumbuh 7,7%, Mendag Soroti Peran Perdagangan Usai Proyeksi IMF Naik
INSW bertujuan untuk memperlancar arus barang dan dokumen dalam perdagangan internasional. Sistem ini menekankan proses penyampaian data dan informasi secara tunggal yang dapat dipenuhi Sistem Indonesia National Single Window (SINSW).
Menurut Purbaya, LNSW masih memiliki beberapa lubang dalam sistemnya. Padahal, dia berekspektasi sistem di LNSW mirip tampilan digital di film.
“Ternyata belum terlalu lengkap di ujung sini, sama ujung sana,” kata dia.
Rencana awal Purbaya, sistem yang ada di LNSW akan diintegrasikan ulang dengan Bea Cukai. Sembari melakukan perbaikan, Purbaya ingin terus memantau sistem ekspor impor di Tanah Air.
“Sehingga kebocoran, seperti under invoicing yang disebutkan di beberapa rapat bisa kita address dengan cepat,” kata dia.

