Dubes RI untuk AS Audiensi dengan Kadin Bahas Penguatan Investasi hingga UMKM
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia menerima audiensi Duta Besar Republik Indonesia untuk Amerika Serikat Dwisuryo Indroyono Soesilo, yang segera bertugas di Washington DC. Pertemuan ini membahas rencana penguatan investasi dengan Negeri Paman Sam.
Ketua Umum Kadin Indonesia Anindya Novyan Bakrie menyampaikan dukungan penuh misi diplomasi ekonomi Dubes RI. Dia menegaskan, Kadin sebagai mitra strategis pemerintah siap bersinergi memperluas peluang perdagangan dan investasi dengan AS.
Baca Juga
Ketua Kadin Minta Publik Objektif Tanggapi Data BPS yang Diragukan
“Sebagai kamar dagang dan industri, kami tentu mendukung upaya Pak Dubes bersama pemerintah memperkuat hubungan ekonomi dengan Amerika, apalagi baru saja selesai negosiasi tarif,” ujar Anindya di Menara Kadin Indonesia, Jakarta, Selasa (19/8/2025).
Anindya mengungkapkan, pertemuan dengan Dubes Indroyono ini membahas penguatan hubungan ekonomi, investasi, serta peluang kerja sama antara Indonesia dan Amerika Serikat, termasuk pemberdayaan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM).
“Tadi kita bicara banyak sekali dari bagaimana memanfaatkan peluang-peluang investasi dan perdagangan antara dua negara, sampai meningkatkan peran UMKM dan koperasi dengan Amerika, dan beliau sangat mendukung bahkan banyak ide-ide sangat baik,” ujar dia.
Sementara itu, Dubes RI untuk AS, Dwisuryo Indroyono Soesilo, menegaskan bahwa salah satu mandat utamanya adalah meningkatkan investasi kedua negara. Menurutnya, diplomasi ekonomi kini tidak hanya dilakukan konvensional, tetapi melibatkan sektor swasta.
“Indonesia memiliki 60 juta UMKM dan 500.000 IKM (industri kecil menengah). Peran Kadin sangat penting untuk meningkatkan daya saing mereka. Di Amerika Serikat ada lembaga, seperti Small Business Administration (SBA) dan Small Business Center yang bisa menjadi mitra strategis. Apalagi, sejak 2023 kita sudah memiliki US–Indonesia Comprehensive Strategic Partnership sebagai payung kerja sama,” jelasnya.
Baca Juga
Kadin Indonesia Siap Jadi Penggerak Pertumbuhan Ekonomi bersama Danantara
Dia juga menyinggung momentum internasional tahun depan, ketika Amerika Serikat menjadi tuan rumah G20. Menurutnya, forum Business 20 (B20) bisa dimanfaatkan untuk mendorong lebih banyak kontrak bisnis dan kerja sama konkret antara kedua negara.
“Potensinya sangat besar, terutama setelah adanya kesepakatan tarif resiprokal. Harapan kami, sinergi pemerintah, Kadin, dan pelaku usaha dapat terwujud menjadi Indonesia Incorporated,” ucap Dubes Indroyono.

