Lapangan Kerja Seret dan Persoalan 'Skill', Menaker Beberkan Solusi Jitu Hadapi Pengangguran
Poin Penting
|
BEKASI, investortrust.id - Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli mengungkapkan, kemampuan dan keterampilan sumber daya manusia (SDM) masih menjadi masalah untuk mengentaskan pengangguran di Tanah Air.
Yassierli tak menampik kini terjadi keterbatasan lapangan pekerjaan. Namun, perusahaan maupun industri saat ini memerlukan SDM yang memiliki kemampuan lengkap, mulai soft skill hingga hard skill.
Baca Juga
Eskalasi Meningkat, Kadin Minta Pemerintah Hati-hati Kirim Tenaga Kerja ke Timur Tengah
"Namun, kemudian memang mereka (industri) dalam beberapa hal itu belum menemukan kandidat yang pas, itu ada. Keterbatasan lapangan kerja, itu juga kita akui," ucap dia saat ditemui usai acara Career Connect 2025 yang digelar Jababeka, Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Selasa (1/7/2025).
Maka dari itu, ia mengungkapkan, saat ini diperlukan kolaborasi atau link and match yang dilakukan satuan pendidikan dan industri. Hal tersebut bertujuan agar satuan pendidikan mampu mencetak SDM yang dibutuhkan industri guna terciptanya lapangan pekerjaan.
"Itu yang kemudian menjadi PR (pekerjaan rumah), sehingga harus kita review kembali targetnya dengan melibatkan lebih banyak stakeholders, termasuk kampus nanti. Tentulah, itu kan semua menjadi strategi kita untuk penciptaan lapangan kerja nanti," terangnya.
Baca Juga
RUPTL Terbaru Buka Peluang Investasi Nyaris Rp 3.000 Triliun dan Serap Jutaan Tenaga Kerja
Lebih lanjut, Yassierli mengungkapkan bahwa dalam berbagai macam program prioritas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto memiliki tujuan untuk penciptaan lapangan pekerjaan. Namun, ia mengakui, kondisi global saat ini sedang tidak baik dan tak pasti.
"Pak Presiden mengatakan, semua program pemerintah tujuan nomor satu itu adalah penciptaan lapangan kerja. Yang kedua itu adalah meningkatan produktivitas bangsa," beber Yassierli.

