Eskalasi Meningkat, Kadin Minta Pemerintah Hati-hati Kirim Tenaga Kerja ke Timur Tengah
JAKARTA, investortrust.id - Semakin meningkatnya eskalasi ketegangan di wilayah Timur Tengah menjadi perhatian tersendiri bagi Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Anindya Novyan Bakrie, khususnya terkait penempatan pekerja migran asal Indonesia.
"Hati-hati mengirim pekerja migran kerja kita ke Timur Tengah, karena kita mesti memikirkan pelindungan," katanya kepada awak media ditemui di Menara Kadin, Jakarta, Minggu (15/6/2025).
Menurut Anindya meskipun saat ini wilayah Timur Tengah sedang dilanda konflik ketegangan, tidak berarti peluang pengiriman pekerja migran menjadi terbatas. Ia meyakini saat ini banyak negara yang membutuhkan tenaga kerja asal migran asal Indonesia.
"Tenaga kerja ini juga dibutuhkan di mana-mana, karena pasti ada pertumbuhan di tempat lain," sambungnya.
Sedangkan untuk penempatan tenaga kerja migran ke wilayah Timur Tengah yang saat ini tengah dilanda ketegangan, ia meyakini bakal ada jalan keluar ke depan. Bukan tanpa alasan, ia menyebut Indonesia sudah berpengalaman dalam hal penempatan tenaga kerja migran di wilayah Timur Tengah.
Baca Juga
Menteri P2MI dan Ketum Kadin Lepas 112 Pekerja Migran ke Luar Negeri
"Tapi bukan berarti kita khawatir, sebenarnya bahwa Timur Tengah itu bukan berarti tidak ada jalan keluarnya. Kita sudah melihat ini kan juga berpuluh-puluh tahun dan yang penting dengan prosedural dan hati-hati," jelasnya.
Diberitakan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Teheran mengeluarkan imbauan resmi kepada seluruh warga negara Indonesia (WNI) di Iran untuk meningkatkan kewaspadaan dan membatasi aktivitas pascaserangan Israel ke beberapa titik strategis di negara tersebut pada Jumat dini hari waktu setempat.
Imbauan itu disampaikan menyusul meningkatnya ketegangan di kawasan Timur Tengah, terutama setelah Israel mengklaim telah menggempur fasilitas nuklir, pabrik rudal balistik, dan pusat komando militer di wilayah Iran.
"Mencermati perkembangan dinamika di kawasan, KBRI Tehran mengimbau kepada seluruh masyarakat Indonesia yang berada di Republik Islam Iran untuk meningkatkan kewaspadaan dan menjaga keselamatan diri sendiri dan keluarga dalam melaksanakan kegiatan sehari-hari," demikian pernyataan tertulis dari KBRI Teheran, Jumat (13/6/2025).

