Dengan IEU-CEPA Ekspor Indonesia Bisa Kalahkan Malaysia
JAKARTA, investortrust.id - Direktur Jenderal Perundingan Perdagangan Internasional Kementerian Perdagangan Djatmiko Bris Witjaksono mengatakan penyelesaian Indonesia-European Union Comprehensive Economic Partnership Agreement (IEU CEPA) akan mendorong peningkatan ekspor Tanah Air. Meski tak menyebut tarif yang akan diberikan, Djatmiko mengatakan IEU-CEPA akan memberikan nilai kompetitif bagi produk Indonesia di Eropa.
“Tapi aman. Bagus buat Indonesia,” kata Djatmiko kepada investortrust.id, di Jakarta, Jumat (13/6/2025).
Djatmiko membenarkan proyeksi ekspor yang mencapai 50% dalam tiga tahun seperti dipaparkan Menteri Koordinator bidang Perekonomian Airlangga Hartarto.
Dalam paparannya, Airlangga menyebut proyeksi peningkatan ekspor sebesar 5,4% setelah pemberlakuan IEU-CEPA sejatinya merupakan angka yang sangat konservatif.
“Kalau kami minta naik tidak tinggi-tinggi, 50% dalam tiga tahun,” ujar Airlangga.
Baca Juga
Pemerintah Targetkan IEU-CEPA Mulai Diimplementasikan Kuartal IV-2026
Menurut Airlangga peningkatan ekspor sebesar 50% selama tiga tahun itu setara dengan posisi Malaysia hari ini. “Masak kita nggak bisa balap Malaysia? Makanya bapak-ibu di ruangan ini harus siap-siap untuk mengisi, begitu ini (IEU-CEPA) langsung efektif,” kata dia.
Airlangga mengatakan salah satu industri yang harus bersiap yaitu industri tekstil garmen. Menurut Airlangga, pemerintah telah meminta agar komoditas ini dikenakan tarif 0%, sehingga dengan demikian bisa mewujudkan kesetaraan dengan negara Asean.
Airlangga juga meminta sektor perikanan meningkatkan ekspornya, karena Indonesia sejatinya telah diuntungkan dengan tersedianya area khusus di perairan domestik yang bisa mendukung berkembang biaknya ikan tuna.
Tak hanya itu, Airlangga juga merespons permintaan Uni Eropa mengenai pembukaan pasar otomotif di Tanah Air. “Kalau mereka mau ekspor berapa kasih saja. Toh, konsumen punya pilihan sendiri,” ucap dia.

