Rupiah Merosot di Rp16.528 per Dolar AS, Tepat usai BI Tahan Suku Bunga
JAKARTA, investortrust.id - Kurs rupiah merosot dalam penutupan perdagangan Rabu (19/3/2025) hari ini atau tepat usai Bank Indonesia (BI) memutuskan untuk mempertahankan suku bunga acuan 5,75%. Jisdor BI merilis kurs rupiah ditutup melemah hingga 96 poin (0,58%) ke level Rp16.528 per dolar AS.
Pada perdagangan pasar spot valas, berdasarkan data Yahoo Finance kurs rupiah bergerak anjlok hingga 101 poin (0,62%) ke level Rp16.520 per dolar AS. Sebelumnya data Yahoo Finance menunjukkan mata uang rupiah ditutup melemah pada level Rp16.419 per dolar AS.
"Pelemahan disebabkan oleh investor yang cenderung cautious terkait hasil rapat dewan gubernur (RDG) BI bulan Maret 2025 untuk BI-rate," ungkap Ekonom Senior PT Bank Permata Tbk Faisal Rachman kepada Investortrust, Rabu (19/3/2025).
Baca Juga
Asing Keluar Masif SBN dan Saham, Rupiah Rontok Tembus Rp 16.500/USD
Sementara itu Faisal meyakini ruang bagi BI untuk melakukan pemangkasan suku bunga acuan dalam waktu yang akan datang nantinya bakal bergantung pada arah data ekonomi global serta domestik. Meski demikian dia meragukan BI akan memangkas suku bunga apabila melihat ancaman terhadap terdepresiasinya mata uang rupiah terhadap dolar AS.
"Mengingat risiko yang terus berlanjut dari perang dagang dan mata uang, kami memproyeksikan suku bunga BI akan tetap berada di 5,75% hingga akhir tahun," sebutnya.
Meskipun pasar saat ini memperkirakan The Fed akan memangkas Fed Fund Rate (FFR) sebesar 50 basis poin (bps) pada tahun 2025, lanjut Faisal, meningkatnya risiko perang dagang dan mata uang dapat terus menimbulkan tantangan terhadap stabilitas Rupiah, sehingga membatasi ruang lingkup pemangkasan suku bunga BI.
Selain itu ia menyebut pasar juga masih menunggu arah kebijakan bank sentral AS yakni The Fed terkait suku bunga acuan Fed FUnd Rate.
"(Pasar menunggu) terkait hasil Fed FOMC meeting bulan Maret 2025 untuk arah Fed Fund Rate serta proyeksi makroekonomi AS terbaru yang akan rilis dini hari nanti," jelasnya.

