BPS Sebut Potensi Produksi Beras Tertinggi Sejak Subround I-2019
JAKARTA, investortrust.id - Badan Pusat Statistik (BPS) memproyeksikan produksi beras sepanjang Januari-April (Subround I) 2025 akan menjadi yang tertinggi dalam tujuh tahun terakhir atau sejak Januari-April 2019. Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti menjelaskan potensi produksi beras naik sebesar 25,99% pada periode Januari-April tahun ini.
“Produksi beras pada Subround I-2025 diperkirakan akan mencapai 13,95 juta ton. Ini mengalami peningkatan sebesar 2,88 juta ton,” kata Amalia, di Jakarta, Senin (03/03/2025).
Baca Juga
Lahan Baku Bertambah
Amalia mengatakan produksi beras yang meningkat ini muncul seiring proyeksi luas tanam padi nasional mengalami kenaikan. BPS menggunakan luas lahan baku sawah nasional baru yaitu 7.384.341 hektare, yang ditetapkan Kementerian ATR/BPN.
“Hasil amatan survei KSA 2025 memperlihatkan bahwa sekitar 5,03% lahan pertanian untuk budidaya tanaman padi telah mengalami fase panen,” ujar dia.
Angka ini meningkat dibandingkan Januari 2024 yang hanya mencapai 3,93%. Selain itu, amatan juga memperlihatkan 58,84% lahan pertanian untuk budidaya tanaman padi sedang ditumbuhi tanaman padi atau standing crops pada fase vegetatif awal sekitar 23,32%.
“Yang memasuki vegetatif akhir sebesar 21,64% dan fase generatif sebesar 13,87%,” imbuh dia.
Baca Juga
Kondisi ini lebih baik dibanding Januari 2024, di mana proporsi standing crops hanya 50,33%. Kondisi panen dan standing crops yang lebih baik pada Januari 2025 menunjukkan potensi panen padi sepanjang Januari hingga April 2025 lebih baik dibandingkan dengan tahun lalu.
Sejalan dengan amatan, realisasi luas tanam padi pada Januari 2025 mencapai 0,42 juta hektare atau naik sebesar 41,8% dibandingkan Januari 2024. “Untuk potensi luas panen padi sepanjang Februari hingga April 2025 diperkirakan mencapai 4,14 juta hektare atau meningkat seluas 0,87 juta hektare, dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya,” kata dia.

