Kemenkeu Pastikan Anggaran Makan Bergizi Gratis Tak Bikin APBN 2025 Defisit
JAKARTA, investortrust.id - Direktur Jenderal Anggaran Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Isa Rachmatawarta menjelaskan anggaran program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto tak akan menyebabkan defisit pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2025.
“Makan bergizi gratis ini sudah ada di dalam APBN 2025, jadi sudah dianggarkan di dalam APBN 2025 sebesar Rp 71 triliun,” ujar Isa, dalam konferensi pers APBN KiTa, sehari lalu, Senin (6/1/2025).
Isa mengatakan, masuknya anggaran program MBG dalam APBN 2025 sudah memperhitungkan defisit yang terjadi. Dia mengatakan defisit sebesar 2,53% telah ditetapkan dalam APBN 2025.
Baca Juga
Siap-siap! Awal Tahun Pemerintah Lelang 8 Seri SUN untuk Pembiayaan APBN 2025
“Jadi sudah bagian dari APBN 2025, sudah diperhitungkan kira-kira target defisit kita tahun depan,” kata dia.
Selain program MBG, Isa mengatakan perubahan struktur kabinet yang menjadi 48 kementerian di Kabinet Merah Putih pun tidak akan berujung pada revisi pada APBN 2025. Dia mengatakan pemerintah dan DPR telah menyepakati APBN 2025 yang fleksibel.
“Untuk menyikapi struktur pemerintahan yang baru pada waktu itu,” ucap dia.
Dalam lampiran Undang-Undang Nomor 62 Tahun 2024 tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2025, Prabowo dan jajarannya menargetkan pendapatan negara mencapai Rp 3.005,12 triliun. Sementara belanja negara mencapai Rp 3.621,31 triliun.
Dengan kondisi ini, pemerintah menetapkan defisit anggaran sebesar Rp 616,18 triliun dan keseimbangan primer yang defisit di Rp 63,33 triliun.

