Malam Natal, Kurs Rupiah Ditutup Tergelincir
JAKARTA, investortrust.id - Nilai tukar (kurs) rupiah ditutup tergelincir dalam perdagangan Selasa (24/12/2024) atau jelang memasuki malam perayaan Natal Tahun 2024. Jisdor Bank Indonesia (BI) merilis kurs rupiah ditutup melemah 49 poin (0.30%) dari dolar Amerika Serikat (AS) ke level Rp 16.208/USD.
Sementara kurs rupiah yang ditransaksikan antarbank, dilansir Yahoo Finance bergerak melemah 21 poin (0.13%) ke level Rp 16.190/USD. Pada penutupan perdagangan terakhir Yahoo Finance merilis kurs rupiah berada pada posisi Rp 16.169/USD.
Pengamat pasar uang Ibrahim Assuaibi menilai investor masih tetap berhati-hati dengan kenaikan dolar menyusul kecenderungan hawkish Federal Reserve AS, sehingga menahan diri untuk tidak memasang taruhan besar menjelang minggu perdagangan yang dipersingkat karena liburan Natal. Pertemuan Fed mengindikasikan bahwa suku bunga akan tetap lebih tinggi untuk periode yang lebih lama setelah pemangkasan pada hari Rabu.
Baca Juga
Indeks Dolar AS Rebound Tembus 108, Kurs Rupiah Dibuka Melemah Selasa
"Harga gagal pulih sepenuhnya dan telah mengalami pergerakan yang tenang karena investor masih menilai implikasi dari prospek suku bunga Fed," kata Ibrahim dalam keterangan tertulis, Selasa (24/12/2024).
Pedagang sekarang hanya mengharapkan dua penurunan seperempat poin pada tahun 2025 di tengah ketahanan ekonomi yang berkelanjutan dan inflasi yang masih tinggi. Ini sebanding dengan ekspektasi empat penurunan suku bunga sebelum pertemuan Fed.
Selain itu, pasar menunggu kejelasan lebih lanjut tentang rencana Beijing untuk langkah-langkah stimulus di tahun mendatang. Laporan-laporan terkini menunjukkan bahwa negara tersebut akan meningkatkan pengeluaran fiskal untuk mendukung pertumbuhan ekonomi.

