Dorong Pertumbuhan Ekonomi, Apindo Beberkan Sederet Strategi Ini
JAKARTA, investortrust.id - Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) mengungkapkan sejumlah peluang yang dapat mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia. Ada enam program yang harus dilakukan mulai dari hilirisasi hingga kemudahan perizinan.
Ketua Umum Apindo Shinta Kamdani mengatakan,para pengusaha mendukung penuh program hilirisasi pemerintah. Program ini diharapkan tidak hanya mengedepankan 28 komoditas yang menjadi fokus, namun melihat peluang dari sektor pangan.
Baca Juga
Apindo Sayangkan Kenaikan Tarif PPN dan UMP Terjadi Bersamaan
"Jadi kita tidak bilang hanya di critical mineral, sekarang kita sudah ke pertanian, perikanan dan lain-lain. Kami mendukung penuh program ini," ucap Shinta pada konferensi pers di Kantor Apindo, Jakarta Selatan, Kamis (19/12/2024).
Selanjutnya, Shinta menilai, pemerintah perlu memberikan penguatan pada UMKM. Hal tersebut harus dilakukan secara konsisten serta terarah dengan pendekatan pentahelix guna membuat UMKM menjadi bagian dari rantai pasok perusahaan besar.
Penguatan infrastruktur ekonomi digital menjadi bagian penting dilakukan pemerintah. Kemudian yang keempat, menurut Shinta, mendorong transformasi ekonomi Indonesia melalui sektor hijau.
"Kita juga lihat isu sustainability seperti pengembangan pasar kabon menjadi sangat penting, dan mendukung transisi net zero. Jadi ini sesuatu yang kami dukung juga untuk pencepatan daripada EBT (energi baru terbarukan)," papar Shinta.
Baca Juga
Swasembada pangan juga disebutkan Shinta perlu diwujudkan, karena kontribusi sektor ini terhadap produk domestik bruto (PDB) terus menurun menjadi hanya 12,53% pada 2023. Padahal sektor ini dapat menyerap banyak tenaga kerja.
"Yang keenam kita sudah bilang berkali-kali penyederhanaan perizinan, peningkatan transparansi dan konsistensi kebijakan dalam mendukung iklim investasi. Jadi kami juga sudah mendukung Kementerian Investasi dalam upaya untuk mengoptimalisasi yang namanya OSS-RBA (Online Single Submission Risk Based Approach)," bebernya.

