Kurs Rupiah Dibuka Melemah Lewati Rp 16.000/USD Senin Pagi
JAKARTA, investortrust.id - Awal pekan, kurs rupiah dibuka melemah melewati level psikologis Rp 16.000/USD Senin pagi (16/12/2024). Dilansir Yahoo Finance, nilai tukar mata uang Garuda yang ditransaksikan antarbank pada Senin (16/12/2024) pagi dibuka melemah 30 poin (0,19%) ke level Rp 16.019/USD.
Minggu ini, keputusan suku bunga The Fed akan menjadi pusat perhatian. Sorotan utama lainnya di Amerika Serikat meliputi penjualan ritel, harga personal consumption expenditures (PCE) , pendapatan dan pengeluaran pribadi, estimasi akhir pertumbuhan produk domestik bruto (PDB), produksi industri, Purchasing Managers' Index (PMI) manufaktur dan jasa, izin bangunan, pembangunan perumahan, serta penjualan rumah yang sudah ada.
"Secara global, Cina akan merilis produksi industri, penjualan ritel, tingkat pengangguran, harga perumahan, dan suku bunga pinjaman utama," kata Kepala Ekonom PT Bank Mandiri (Persero) Tbk Andry Asmoro dalam keterangan tertulis, Jakarta, Senin (16/12/2024).
Baca Juga
IHSG Dibuka Lanjutkan Koreksi, Sebaliknya Saham POLU dan TRUS kembali Melesat
Di Inggris, keputusan kebijakan Bank of England (BoE), angka inflasi, penjualan ritel, dan laporan pekerjaan akan menjadi perhatian. Sedangkan Jepang akan menampilkan keputusan suku bunga Bank of Japan (BoJ), inflasi, dan data perdagangan luar negeri.
Sedangkan dari dalam negeri, Bank Indonesia (BI) akan melangsungkan Rapat Dewan Gubernur (RDG) pada 17-18 Desember 2024. Keputusan Bank Sentral mengenai BI Rate akan menjadi perhatian pasar. Pada hari ini, Badan Pusat Statistik (BPS) dijadwalkan mengumumkan perkembangan ekspor dan impor periode November 2024.
Baca Juga
Indeks Dolar Dekati 107, Kurs Rupiah Diprediksi Melemah Senin Pagi

