Berbagi Optimistisme, Dubes Uni Eropa Yakin Pertumbuhan Ekonomi 8% Bisa Tercapai
JAKARTA, investortrust.id - Dubes Uni Eropa untuk Indonesia Denis Chaibi optimistis target pertumbuhan ekonomi yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto sebesar 8% bisa tercapai, hingga mampu mengejar visi Indonesia Emas. Menurut Denis, target itu masih memungkinkan diraih.
“Sesuai dengan ambisi Indonesia Emas (pertumbuhan ekonomi) 8% merupakan yang memungkinkan. Ini Asia,” kata Denis saat acara Indonesia-Europe Investment Summit 2024, di kantor Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM, Senin (9/12/2024).
Denis mengatakan pertumbuhan ekonomi sebesar 8% pernah ditorehkan China, Korea Selatan, Singapura, dan Vietnam. Khusus untuk Vietnam, Denis memberikan catatan menarik. Dia menyebut Vietnam mengkombinasikan investasi asing langsung (FDI) dan mengintegrasikan rantai pasok global sebagai elemen kunci.
“Semua tahu kontribusi FDI secara signifikan berpengaruh ke pertumbuhan sektor manufaktur yang berorientasi ekspor dengan transfer teknologi, tapi transfer teknologi juga perlu diintegrasikan dengan rantai pasok global,” kata dia.
Baca Juga
Ketum Kadin Anindya Bakrie Yakin Indonesia Punya Banyak Peluang Gapai Pertumbuhan Ekonomi 8%
Denis mengatakan Indonesia perlu menumbuhkan sektor manufaktur yang berorientasi ekspor dengan kriteria tersebut. Jika ingin meningkatkan pertumbuhan ekonomi dari 5% menjadi 8%, Indonesia perlu mengubah struktur UMKM menjadi lebih mendunia melalui rantai pasok global.
“Itulah kenapa saya sajikan data ekonomi karena ini IEU CEPA (Indonesia-European Union Comprehensive Economic Partnership Agreement) menjadi negosiasi perdagangan bebas antara Indonesia dan Uni Eropa. Ini mengintegrasikan Indonesia ke dalam rantai pasok global,” ujar dia.
Selain itu, Denis berharap transisi hijau menjadi bagian penting dalam rantai nilai global. “Dan hanya Uni Eropa yang dapat mengusulkan diversifikasi arus perdagangan dan investasi yang sangat dibutuhkan Indonesia,” kata dia.

