Wamen Investasi dan Hilirisasi: Target Investasi 5 Tahun Rp 13.528 Triliun
JAKARTA, investortrust.id - Wakil Menteri Investasi dan Hilirisasi/Wakil Kepala BKPM Todotua Pasaribu mengatakan pemerintah mematok realisasi investasi sebesar Rp 13.528 triliun untuk mengatrol pertumbuhan ekonomi Indonesia sebesar 8%.
“Yang average setiap tahun itu kita berbicara di angka Rp 2.000 triliun,” kata Todotua, saat ditemui di kawasan Hotel Indonesia, Jakarta, Rabu (20/11/2024).
Todotua mengatakan target realisasi investasi pada tahun ini telah ditetapkan sebesar Rp 1.650 triliun, lalu naik menjadi Rp 1.906 triliun di tahun 2025. Penetapan target realisasi investasi ini menurutnya merupakan pemenuhan salah satu dari tiga prinsip fundamental untuk membawa pertumbuhan ekomoni sebesar 8%. Pertama, kata dia, yaitu menggenjot investasi, khususnya dalam konteks hilirisasi.
“Yang kedua adalah berbicara terhadap konsep pelaksanaan digitalisasi. Ini adalah konsep untuk mempermudah ekonomi dan realisasi investasi itu sendiri,” ujar dia.
Baca Juga
Top! 10 Tahun Jokowi, Realisasi Investasi Tembus Rp 9.117,4 Triliun
Prinsip ketiga, kata dia, yaitu mengembangkan green economy fund. “Tiga konsep inilah yang menjadi titik acuan berbicara apabila kita mau menaikkan pertumbuhan ekonomi,” ucap dia.
Dalam paparannya, Todotua menunjukkan bagaimana pertumbuhan investasi pada 2024-2029 rata-rata yaitu 18,75%. Pada 2025, peningkatan target investasi sebesar Rp 1.906 triliun diharapkan dapat mendorong pertumbuhan hingga 6,8% dengan target penyerapan tenaga kerja sebesar 2,45 juta orang.
Sementara itu, target realisasi investasi pada 2026 tercatat sebesar Rp 2.280 triliun. Angka ini diharapkan membawa pertumbuhan ekonomi sebesar 7,6% dan mampu menyerap 2,93 juta orang.
Kenaikan target investasi pada 2027 yaitu sebesar Rp 2.684 triliun. Target ini diharapkan bisa membawa pertumbuhan ekonomi menjadi sebesar 8,3% dengan penyerapan tenaga kerja sebesar 3,44 juta orang.
Menjelang akhir pemerintahan Presiden Prabowo Subianto pada 2028 dan 2029, masing-masing target investasi sebesar Rp 3.116 triliun dan Rp 3.544 triliun dengan capaian pertumbuhan ekonomi yang diharapkan sebesar 8% dan 7,8% dengan tenaga kerja yang bisa diserap sebesar 4,55 juta orang pada 2029.

