Pemerintah Berharap Pertumbuhan Ekonomi Membaik Kuartal IV
JAKARTA, investortrust.id - Menteri Koordinator bidang Perekonomian Airlangga Hartarto berharap pertumbuhan ekonomi kuartal IV-2024 dapat membaik. Sebab, pada kuartal III-2024, pertumbuhan ekonomi tercatat sebesar 4,95% secara tahunan, atau melambat dibandingkan kuartal sebelumnya.
“Tentunya kita berharap kuartal IV-2024 bisa lebih baik,” kata Airlangga saat konferensi pers pertumbuhan ekonomi kuartal III-2024, di kantornya, Jakarta, Selasa (5/11/2024).
Baca Juga
BPS Sebut Industri Tekstil Melesat 7,43%, Melebihi Pertumbuhan Ekonomi
Airlangga mengatakan secara kumulatif, pertumbuhan hingga kuartal III-2024 sebesar 5,03%. Dengan pertumbuhan sebesar 5,03% ini, dia optimistis pertumbuhan ekonomi Indonesia bisa terjaga di angka 5% pada akhir tahun.
“Sesuai dengan target APBN,” ujar dia.
Tak Ada Pengungkit Musiman
Airlangga mengatakan, pertumbuhan ekonomi pada kuartal III-2024 mengalami penurunan karena tidak ada pengungkit secara musiman. Pada periode ini, ujar Airlangga, tidak ada hari besar atau event besar seperti liburan keagamaan atau liburan sekolah.
“Sehingga, memang kuartal ketiga cenderung seperti itu,” kata dia.
Airlangga menyebut dibanding negara lain, Indonesia masih mencatatkan pertumbuhan ekonomi yang relatif baik. Dia mengatakan, pertumbuhan ekonomi kuartal III-2024 Singapura tercatat tumbuh 4,1% secara tahunan, Arab Saudi 2,8% secara tahunan, dan Meksiko sebesar 1,5% secara tahunan.
“Pertumbuhan ekonomi Indonesia juga diikuti oleh inflasi yang rendah, yaitu 1,7%. Selain itu, rasio utang negara terkendali di bawah 40%, yakni sebesar 39,4% dari produk domestik bruto (PDB),” papar Airlangga.
Baca Juga
Siapkan Penyediaan Susu, Menkop: MBG Dorong Pertumbuhan Ekonomi Desa
Negara pesaing ekonomi Indonesia, Vietnam, menjadi satu-satunya negara di ASEAN yang mencatatkan pertumbuhan ekonomi kuartal III-2024 yang relatif tinggi. Vietnam mampu tumbuh 7,4% secara tahunan pada kuartal lalu.
“Vietnam merupakan salah satu negara di ASEAN dengan PMI (Purchasing Managers' Index) masih di atas angka 50. Ini menunjukkan optimisme ekonomi,” ujar dia.

