Soal Maung Sebagai Mobil Dinas, Kemenkeu: Bukan Perencanaan, Sekadar Contoh
JAKARTA, investortrust.id - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) memberi klarifikasi atas pernyataan Wakil Menteri Keuangan III Anggito Abimanyu yang menyebut penggunaan mobil dinas buatan PT Pindad (Persero) berjenis Maung. Kepala Biro Komunikasi dan Layanan Informasi Kemenkeu Deni Surjantoro mengatakan, pernyataan tersebut disampaikan saat orasi ilmiah kegiatan internal dalam Dies Natalis ke-15 & Lustrum III Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada 2024 pada Senin (28/10/2024).
“Pernyataan tersebut disampaikan bukan dalam rangka sebagai perencanaan, Namun, dalam rangka memberikan contoh,” kata Deni dalam keterangan resmi.
Baca Juga
Pikat Generasi Milenial, Penjualan ORI026T3 dan ORI026T6 Raup Rp 19,36 Triliun
Deni mengatakan Anggito hendak menggambarkan dan menyontohkan bagaimana penggunaan produk dalam negeri. Ini dia sampaikan dalam rangka memperkuat dan mendukung industri dalam negeri.
“Demikian disampaikan sebagai klarifikasi sesuai fakta yang ada, agar masyarakat mengetahui konteks dari pernyataan wakil menteri keuangan tersebut,” ujar dia.
Mobil Buatan Pindad
Sebelumnya, Anggito menyebut dia tidak akan lagi menggunakan Alphard sebagai kendaraan dinas. Dia mengatakan pekan depan akan menggunakan mobil buatan Pindad berjenis Maung.
“Minggu depan saya akan pakai mobilnya Maung. Mobilnya Pindad itu,” kata dia.
Baca Juga
Prabowo Singgung soal Kebocoran Anggaran, Fadli Zon Sebut Uang Ekspor Banyak Lari ke Luar Negeri
Anggito mengatakan mobil tersebut digunakan karena Presiden Prabowo Subianto, yang tidak ingin ada lagi barang impor untuk mobil eselon I dan para menteri.

