Kurs Rupiah Ditutup Menguat, Ini Sentimennya
JAKARTA, investortrust.id - Nilai tukar rupiah menguat terhadap dolar Amerika Serikat dalam perdagangan Selasa (24/9/2024). Jisdor Bank Indonesia (BI) mencatat kurs rupiah menguat ke level Rp 15.186/USD, dari hari sebelumnya ditutup di posisi Rp 15.191/USD.
Sementara pada perdagangan di pasar spot valas, dilansir Yahoo Finance hingga pukul 15.20 WIB, kurs rupiah menguat tipis 2 poin ke level Rp 15.192/USD (0,01%). Adapun pada perdagangan kemarin, Yahoo Finance mencatat kurs rupiah ditutup di level Rp 15.194/USD.
Presiden Komisioner HFX International Berjangka Sutopo Widodo mengungkap sentimen yang memengaruhi pergerakan dolar AS dalam perdagangan hari ini. "Hal itu imbas dari dukungan dari pelemahan tajam euro, menyusul laporan PMI (Purchasing Managers' Index) September yang mengecewakan untuk Zona Euro, Jerman, dan Prancis," kata Sutopo kepada Investortrust, Jakarta, Selasa (24/9/2024).
Di sisi lain, data pada Senin menunjukkan bahwa aktivitas sektor swasta AS tetap kuat. Ini karena aktivitas jasa yang kuat, lebih besar dari kontraksi manufaktur yang lebih dalam.
"Pasar sekarang menantikan laporan PCE, untuk memandu prospek suku bunga lebih lanjut. Pengukur inflasi pilihan Fed itu akan dirilis akhir minggu ini ," kata Sutopo.
Ia memperkirakan, pada perdagangan esok hari, kurs rupiah akan bergerak fluktuatif di kisaran Rp 15.150/USD - Rp 15.250/USD.
Baca Juga
Harga Emas Antam Diskon Rp 12.000 Jadi Rp 1.443.000 per Gram, Waktunya Akumulasi?

