JAKARTA, investortrust.id - Nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank dibuka menguat dalam perdagangan Kamis (19/8/2024). Dilansir Yahoo Finance, kurs rupiah bergerak terangkat 5 poin ke level Rp 15.324/USD.
 
Nilai tukar mata uang Garuda menguat terhadap greenback, setelah keputusan Federal Reserve (The Fed) memangkas suku bunga untuk pertama kalinya dalam lebih dari empat tahun sebesar 50 bps. "Pejabat The Fed berharap untuk melakukan pemangkasan lebih lanjut dalam beberapa bulan mendatang, mengurangi suku bunga sebesar setengah poin tambahan selama dua pertemuan kebijakan yang tersisa tahun ini. Pelaku pasar mengantisipasi pemangkasan yang lebih dalam pada akhir tahun," kata Kepala Ekonom PT Bank Mandiri (Persero) Tbk Andry Asmoro dalam keterangan di Jakarta, Kamis (19/9/2024).

Baca Juga

BI Rate Turun 25 Bps ke 6%


FFR kini turun menjadi 4,75-5,00%. Infografis: Diolah Riset Investortrust.


Di sisi lain, meski para trader awalnya menyambut baik pemangkasan Fed Funds Rate yang lebih besar dari perkiraan semula 25 bps, tetapi langkah tersebut juga memicu kekhawatiran kemungkinan penurunan ekonomi negara dengan produk domestik bruto terbesar itu, yang tengah diupayakan dicegah oleh The Fed. Hal ini menyebabkan penurunan harga saham di bursa Amerika maupun Eropa kemarin waktu setempat.


Pertumbuhan AS Melambat
Andry menjelaskan lebih lanjut, penurunan suku bunga 50 bps oleh The Fed dilakukan sebagai respons terhadap data ekonomi terbaru AS yang menunjukkan pertumbuhan yang melambat meski inflasi terus tinggi. FFR kini turun menjadi 4,75%-5,00%.

"Kendati inflasi AS masih di atas target 2%, ada tanda-tanda bahwa inflasi mulai bergerak menuju tingkat yang lebih terkendali. The Fed menganggap kemajuan ini cukup untuk melonggarkan kebijakan moneter," ujar Andry. 
 
Sebelumnya, Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia (RDG BI) 17-18 September 2024 memutuskan untuk menurunkan suku bunga acuan atau BI Rate sebesar 25 bps ke level 6,00%. Keputusan penurunan suku bunga ini merupakan yang pertama kali, sejak kenaikan BI Rate sebesar 25 bps pada Apil 2024.

Baca Juga

Harga Emas Batangan Antam Diskon Rp 4.000 per Gram Hari Ini