Kurs Rupiah Melemah Selasa, Sentuh Rp 15.557/USD
JAKARTA, investortrust.id - Mata uang rupiah kembali melemah terhadap dolar Amerika Serikat dalam perdagangan Selasa (3/9/2024) sore. Jisdor Bank Indonesia (BI) mencatat kurs rupiah terdepresiasi dan menyentuh level Rp 15.557/USD, dibanding sebelumnya berada di posisi Rp 15.536/USD dalam penutupan perdagangan kemarin.
Dalam perdagangan di pasar spot valas, dilansir Yahoo Finance, hingga pukul 16.30 WIB kurs rupiah tergelincir tipis ke level Rp 15.520/USD. Pada perdagangan sebelumnya, mata uang Garuda ditutup di posisi Rp 15.519/USD.
Direktur PT Laba Forexindo Berjangka Ibrahim Assuaibi mengatakan, saat ini, perhatian investor beralih ke laporan pekerjaan AS yang akan datang. Laporan tersebut, yang akan dirilis pada hari Jumat, diantisipasi memainkan peran penting dalam membentuk kebijakan moneter Federal Reserve.
"Terutama setelah Ketua The Fed Jerome Powell mengisyaratkan perubahan dari fokus pada inflasi menjadi pencegahan kehilangan pekerjaan," kata Ibrahim dalam keterangan di Jakarta, Selasa (3/9/2024).
Baca Juga
Harga Emas Antam Naik Rp 3.000 per Gram, Cek Daftar Lengkapnya
Peluang Pemotongan 50 Bps Turun
Ia menuturkan, saat ini, ada peluang 33% untuk pemotongan 50 basis poin Fed Funds Rate pada pertemuan The Fed bulan September. Peluang tersebut sedikit berubah dari minggu sebelumnya, di mana kemungkinan untuk pemotongan suku bunga yang lebih besar dari 25 bps berada di angka 36%.
Ia menjelaskan, pasar telah mengantisipasi pemotongan suku bunga oleh Federal Reserve sebanyak 25 basis poin, yang telah diperhitungkan dalam ekspektasi selama beberapa minggu. Pengurangan seperempat poin ini diharapkan sepenuhnya.
"Kekuatan dolar sebelumnya mencerminkan sentimen ini, karena mencapai level tertinggi sejak 20 Agustus. Hal itu didorong oleh peningkatan imbal hasil US Treasury jangka panjang, ke titik tertinggi sejak pertengahan Agustus lalu," ungkapnya.
Kenaikan imbal hasil ini mengikuti data inflasi yang menunjukkan bahwa The Fed mungkin memilih pemotongan suku bunga yang lebih kecil sebesar 25 bps.
Baca Juga

