Bank Indonesia Ingin UMKM Go Digital hingga Go Global
JAKARTA, investortrust.id - Bank Indonesia (BI) ingin membuat usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Tanah Air naik kelas, go digital hingga go global. Target tersebut ingin dicapai, lantaran 56% pertumbuhan ekonomi Indonesia disumbang oleh pelaku usaha UMKM.
Kepala Departemen Pengembangan UMKM dan Perlindungan Konsumen BI Anastuty K mengungkapkan sejumlah cara yang dilakukan pihaknya agar UMKM dalam negeri bisa naik kelas. Pertama adalah menggencarkan sosialisasi pengunaan transaksi digital.
"UMKM ini kita kenalkan dengan QRIS untuk pembayaran, ini juga yang menolong saat pandemi. Jadi transaksi tetap terjadi, tidak kontak langsung tapi ada pembayaran," ucapnya di JCC Senayan, Jakarta, Sabtu (3/8/2024).
Baca Juga
Aplikasi Pencatatan
Kemudian, BI juga mengenalkan Sistem Informasi Aplikasi Pencatatan Informasi Keuangan (SIAPIK) kepada UMKM. Ini agar pelaku usaha dapat membuat laporan keuangan guna mendukung kelengkapan profile perusahaan.
"Fungsinya supaya mereka punya profile keuangan yang kemudian dilihat oleh lembaga pembiayaan. Juga kita kenalkan ke kanal e-commerce, agar mereka bisa meluaskan pemasarannya," tuturnya.
Baca Juga
Jokowi Ingin UMKM Dapat Akses yang Adil dalam Memanfaatkan Transformasi Digital
Lebih lanjut, agar UMKM bisa mencapai go global, Bank Indonesia menerbitkan buku berupa modul pedoman ekspor agar UMKM bisa bersaing di pasar mancanegara. Buku itu berisikan syarat-syarat suatu negara untuk dapat melakukan ekspor.
"Kami juga bekerja sama dengan kantor perwakilan, dengan Bank Indonesia di kuar negeri, KBRI, kementerian yang terkait, untuk membuat ruang promosi di luar negeri. Itu sudah ada kolaborasi, setiap tahun kita ikut beberapa event yang tujuannya menaikan ekspor," tandas Anastuty.

