Aviliani Sebut Pentingnya Evaluasi Tenaga Kerja untuk Maksimalkan Ekonomi
JAKARTA, investortrust.id - Ekonom senior Aviliani menilai untuk memaksimalkan ekonomi dalam negeri, pemerintah perlu mengevaluasi dua hal terkait ketenagakerjaan. Hal ini adalah daya serap dan perubahan kebutuhan tenaga kerja.
“Kita lihat investasi cukup tinggi, tapi penyerapan tenaga kerja belum banyak. Itu artinya investasi yang seharusnya bisa meningkatkan daya beli ternyata tidak terlalu signifikan,” ujarnya dikutip Rabu (03/01/2023).
Baca Juga
Jangan Hanya Investasi Padat Modal
Saat ini, lanjut dia, lebih banyak investasi mengarah ke sektor padat modal. Padahal, yang menjadi PR bersama dan pemerintah adalah bagaimana menyalurkan investasi yang dapat menciptakan lapangan pekerjaan.
Hal yang perlu dievaluasi selanjutnya ialah perubahan kebutuhan tenaga kerja pascapandemi. Penerapan proses kerja offline ke online berpengaruh, belum lagi banyak keterampilan yang jika sebelum pandemi dibutuhkan, namun tidak lagi untuk saat ini.
“Itu juga berarti harus dipersiapkan. Orang-orang ini nanti akan dikemanakan, karena otomatis berganti kerjaan. Jadi, ada penciptaan lapangan baru, tapi juga ada yang tereliminasi,” kata Aviliani.
Baca Juga
Bangun SDM yang Cakap Digital Jadi Prioritas Pemerintah Menuju Indonesia Maju
Dikatakannya, dua hal tersebut perlu menjadi concern bersama dalam memaksimalkan ekonomi dalam negeri. Pertumbuhan ekonomi harus menciptakan lapangan kerja lebih banyak.
“Karena, pertumbuhan (ekonomi) 5% tapi tidak menciptakan lapangan pekerjaan baru, itu kan bahaya,” tukasnya.

