10 Tahun Lagi, Pendapatan Per Kapita RI US$ 10.900
JAKARTA, investortrust - Presiden Joko Widodo menekankan bahwa dalam 10 tahun ke depan, atau tahun 2033, pendapatan per kapita Indonesia akan mencapai US$ 10.900 atau dua kali lipat dari sekarang.
Presiden menyatakan, target tersebut bisa dicapai jika program dan strategi hilirisasi berhasil. Hilirisasi ini menyangkut seluruhnya, bukan hanya mineral tapi juga nonmineral, seperti sawit, rumput laut, kelapa yang mengoptimalkan kandungan lokal. Hilirisasi juga wajib menerapkan konsep kemitraan dengan UMKM, rakyat kecil.
“Hilirisasi pahit bagi pengekspor bahan mentah, dan pahit bagi penerimaan negara jangka pendek. Tapi nanti akan berbuah manis bagi bangsa,” kata Presiden dalam Pidato Kenegaraan, Rabu (16/08/2023).
Dia menyatakan, investasi untuk hilirisasi tumbuh pesat. Ada 43 industri nikel yang akan buka peluang kerja. Belum untuk komoditas lainnya.
Hilirisasi itulah yang diharapkan menjadi salah satu kunci penentu kenaikan pendapatan masyarakat. Menurut hitungan pemerintah, dalam 10 tahun ke depan PDB per kapita Rp 153 juta atau US$ 10.900. Tumbuh dua kali lipat dari sekarang. “Dalam 15 tahun mendapat mencapai Rp 217 juta atau US$ 15.800 dan dalam 22 tahun atau tahun 2045 mencapai US$ 25.000,” kata dia.
Karena itu kepemimpinan ke depan sangat menentukan. Bukan soal siapa, tapi mampukah orang tersebut, ini perlu nafas panjang, apakah punya keberanian. “Yang kita butuhkan bukan lari sore, sprint, tapi lari marathon,” kata Presiden.

