Gagal dengan Amerika Serikat, La Liga Wacanakan Gelar Pertandingan di Maroko
Poin Penting
|
MADRID, investortrust.id – Upaya La Liga menggelar pertandingan di luar negeri kembali mencuat. Presiden La Liga Javier Tebas kini membuka peluang Maroko menjadi tuan rumah laga kompetisi kasta tertinggi Spanyol di masa depan.
Sebelumnya, La Liga sempat merencanakan pertandingan antara Villarreal melawan Barcelona digelar di Hard Rock Stadium, Miami, Amerika Serikat. Rencana itu bahkan sudah mendapat lampu hijau dari FIFA dan UEFA. Sayang, gelombang penolakan dari suporter membuat agenda tersebut akhirnya dibatalkan.
Meski menuai kontroversi, Javier Tebas tidak menyerah. Dia tetap berambisi membawa pertandingan La Liga ke luar Spanyol, sekaligus memperluas jangkauan kompetisi ke pasar global.
Baca Juga
Asisten Pelatih Brasil Davide Ancelotti Prediksi Estevao Willian Bersinar di Piala Dunia 2026
Dalam wawancaranya dengan Arab Press Agency of the Maghreb, Tebas menyebut Maroko sebagai salah satu kandidat kuat. Negara Afrika Utara itu dinilai memiliki basis penggemar sepak bola Spanyol yang sangat besar, sekaligus akan menjadi tuan rumah bersama Piala Dunia 2030 bersama Spanyol dan Portugal.
“Secara alami, mengingat besarnya jumlah penggemar La Liga di Maroko, peluang ini sangat terbuka. Kami juga menyukai ide menggelar pertandingan di stadion baru di Casablanca. Siapa tahu? Kenapa tidak?” ujar Tebas.
Javier Tebas juga menegaskan bahwa kawasan Timur Tengah dan Afrika Utara merupakan pasar penting bagi La Liga. Bahkan, menurutnya, jumlah penggemar di wilayah tersebut berpotensi melampaui popularitas Premier League.
“Ekspansi kami di Timur Tengah dan Afrika Utara sangat penting. Kami memiliki basis penggemar yang sangat besar di sana. Ada hubungan historis dengan Spanyol yang juga tercermin dalam sepak bola. Sangat menyenangkan melihat perkembangan pesat sepak bola Maroko,” tambah Tebas.
Wacana menggelar pertandingan di luar negeri memang kerap menuai pro dan kontra. Penolakan keras sempat terjadi saat rencana laga di Amerika Serikat diumumkan. Tapi, jika digelar di Maroko, resistensi diperkirakan tidak akan sebesar itu karena jarak geografis yang lebih dekat dengan Spanyol, sehingga lebih mudah dijangkau suporter.
Baca Juga
Fiorentina Dipecundangi Crystal Palace di Liga Konferensi Europa, David de Gea Beri Evaluasi

