Gagal Total di MotoGP Amerika Serikat, Marc Marquez Jelaskan Penyebabnya
Poin Penting
|
AUSTIN, investortrust.id – Juara bertahan MotoGP Marc Marquez mengaku harus membayar harga sangat mahal setelah rangkaian insiden membuatnya hanya mampu finish kelima pada MotoGP Amerika Serikat di Circuit of the Americas (COTA), Senin (30/3/2026) dini hari WIB.
Pembalap andalan Ducati itu datang dengan beban besar setelah kesalahan di sprint race, yang membuatnya kehilangan poin sekaligus diganjar penalti long lap di balapan utama. Situasi tersebut langsung mempengaruhi posisi Marquez sejak awal lomba.
“Kami membayar kesalahan kemarin dengan harga yang sangat mahal. Karena kemarin nol poin, lalu hari ini ada penalti. Ketika harus keluar di tengah rombongan, itu bagus untuk tontonan, tapi tidak untuk saya! Saya sudah mencoba dan melakukan yang terbaik. P5 adalah hasil maksimal yang bisa saya dapatkan,” ujar Marquez, dilansir MotoGP.
Baca Juga
Duo Aprilia Marco Bezzecchi dan Jorge Martin Kuasai MotoGP Amerika Serikat
Start yang kurang ideal kembali menjadi masalah klasik bagi juara dunia itu. Bahkan sebelum menjalani hukuman long lap, dia sudah tercecer ke posisi ketujuh, lalu sempat turun hingga urutan ke-11 setelah menjalani penalti.
Sebenarnya, Marquez perlahan bangkit di paruh kedua balapan. Dia berhasil menyalip beberapa rival, termasuk Alex Marquez, Enea Bastianini, hingga mendekati rekan setimnya Francesco Bagnaia di lap-lap akhir. Sayang, jarak dengan pemenang balapan Marco Bezzecchi tetap terlalu jauh, dengan selisih lebih dari delapan detik saat garis finish.
Marquez mengungkapkan masalah utamanya terjadi di awal lomba, terutama saat ban masih baru. “Saya kehilangan banyak waktu di lap-lap awal, karena saat ban masih baru, saya belum siap mengendarai motor. Saya tidak merasa nyaman,” jelas The Baby Alien.
“Bahkan di tikungan pertama, saya melakukan kesalahan seperti kemarin. Saya mengerem, motor bergetar, dan saya tidak bisa menghentikannya dengan sempurna,” lanjut Marquez.
Marquez menilai performanya mulai membaik setelah pertengahan balapan. Tapi, itu belum cukup untuk bersaing di barisan depan. “Bagian kedua balapan memang lebih baik, tapi itu tidak cukup. Mungkin tanpa penalti, saya bisa bersaing untuk podium, tapi tetap sulit,” beber Marquez.
Hasil ini memperpanjang tren kurang konsisten Marquez di awal musim. Dari enam balapan yang sudah dijalani, dia baru meraih satu kemenangan di sprint race. Bahkan, hasil terbaiknya di balapan utama sejauh ini hanya posisi keempat di Brasil.
Dengan kondisi tersebut, Marquez kini tertinggal cukup jauh di klasemen dari Bezzecchi yang tampil dominan musim ini. Tantangan besar pun sudah menanti saat seri kandang MotoGP Spanyol digelar bulan depan.
Baca Juga
Cium Aspal, Veda Ega Pratama Gagal Ulangi Podium Moto3 Brasil di Texas

