Cek Jantung Sejak Dini, Jangan Tunggu Serangan Datang
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id – Serangan jantung masih menjadi salah satu penyebab kematian tertinggi di Indonesia. Sayangnya, banyak orang baru menyadari adanya gangguan setelah muncul gejala berat seperti nyeri dada atau sesak napas. Padahal, penyakit jantung umumnya berkembang perlahan dan kerap tidak menimbulkan tanda yang jelas di tahap awal.
Kondisi ini terjadi ketika aliran darah menuju jantung tersumbat, sehingga pasokan oksigen berkurang dan dapat merusak otot jantung. Penyumbatan biasanya dipicu penumpukan lemak di pembuluh darah yang berlangsung dalam jangka panjang.
Dokter spesialis jantung dari Mayapada Hospital Surabaya, dr. Anindita Primiari Qodrina, Sp.JP, FIHA, menjelaskan, “Serangan jantung umumnya merupakan akibat dari penyempitan atau sumbatan pembuluh darah koroner yang berkembang dalam jangka panjang. Pada tahap awal, gejalanya sering tidak spesifik dan dapat menyerupai keluhan ringan, sehingga kerap tidak disadari sebagai gangguan jantung. Karena itu, sebagian pasien baru mencari pertolongan ketika kondisinya sudah berat atau saat terjadi serangan jantung.”
Baca Juga
Deteksi Dini Jantung Koroner Penting untuk Cegah Serangan Mendadak
Ia menekankan pentingnya deteksi dini untuk menekan risiko. Pemeriksaan kesehatan secara berkala menjadi langkah utama, tidak hanya memantau tekanan darah, tetapi juga kadar kolesterol, gula darah, hingga berat badan. Dalam kondisi tertentu, dokter dapat menyarankan pemeriksaan lanjutan seperti EKG, tes stres, atau ekokardiografi untuk melihat fungsi dan struktur jantung lebih detail.
“Melalui pemeriksaan kesehatan secara berkala, kami dapat mengidentifikasi faktor risiko maupun perubahan fungsi jantung sejak tahap awal. Dengan demikian, penanganan dapat direncanakan lebih terarah, sehingga risiko serangan jantung atau komplikasi dapat diminimalkan,” tambah dr. Anindita.
Selain pemeriksaan medis, gaya hidup sehat juga berperan besar dalam menjaga kesehatan jantung. Pola makan seimbang, olahraga rutin, menjaga berat badan ideal, serta mengelola stres menjadi kunci penting dalam mencegah penyakit jantung.
“Pada banyak kasus, perubahan gaya hidup dan terapi medis sederhana sudah cukup mengendalikan kondisi jantung. Sementara pada kasus kompleks, prosedur medis dapat dipertimbangkan untuk mencegah serangan jantung lebih berat. Penanganan dini tidak hanya menurunkan risiko komplikasi, tetapi juga membantu menjaga kualitas hidup pasien,” tutup dr. Anindita.
Sebagai upaya meningkatkan layanan kesehatan jantung, Mayapada Hospital Surabaya menghadirkan Heart & Vascular Center dengan pendekatan menyeluruh. Layanan ini mencakup penanganan lanjutan untuk penyakit pembuluh darah, gangguan irama jantung, hingga kelainan struktur jantung dengan teknologi terkini.
Tak hanya itu, fasilitas ini juga didukung layanan darurat jantung 24 jam dengan respons cepat, serta pendekatan tim multidisiplin melalui kolaborasi para dokter spesialis untuk menentukan terapi terbaik bagi pasien.
Dengan kombinasi deteksi dini, gaya hidup sehat, dan dukungan layanan medis yang komprehensif, risiko serangan jantung dapat ditekan, sekaligus membantu menjaga kualitas hidup dalam jangka panjang.
Baca Juga
Yuk Deteksi Sejak Dini, Gangguan Aorta Jantung Bisa Mengancam Nyawa

