Akibat Ingin Tinggal di Madrid Suatu Hari Nanti, Enzo Fernandez Dihukum Chelsea
Poin Penting
|
LONDON, investortrust.id – Pelatih Chelsea Liam Rosenior memastikan Enzo Fernandez tidak akan tampil dalam dua laga penting menghadapi Port Vale dan Manchester City. Keputusan ini diambil menyusul pernyataan sang gelandang saat jeda internasional.
Enzo Fernandez menuai kontroversi di Chelsea selama jeda internasional bersama tim nasional Argentina. Dalam sebuah wawancara dengan media, dia menyebut Madrid akan menjadi tempat tinggalnya di masa depan.
Pernyataan itu muncul hanya beberapa saat setelah rumor ketertarikan Real Madrid kepada Enzo Fernandez. Meski komentar seperti itu biasa saja dan normal diungkapkan pemain profesional, manajemen Chelsea ternyata tidak bisa menerimanya. Itu dianggap sebagai sinyal tidak loyal.
Baca Juga
Kandidat Pelatih Italia Setelah Gennaro Gattuso Out, Pep Guardiola Masuk Bursa
“Saya berbicara dengan Enzo satu jam lalu. Sebagai klub, dan saya bagian dari proses itu, kami telah membuat keputusan bahwa dia tidak akan tersedia untuk laga besok maupun saat menghadapi Manchester City pekan depan,” ujar Rosenior, di situs resmi Chelsea.
Menurut Rosenior, ada batas yang telah dilanggar terkait nilai dan budaya yang ingin dijaga klub. “Saya rasa ada garis yang sudah dilanggar dalam konteks budaya tim dan apa yang ingin kami bangun. Karena itu, kami harus memberikan sanksi dan itu adalah keputusan bersama,” tegasnya.
Sepanjang musim ini, Fernandez telah mencatatkan 46 penampilan dan kerap dipercaya mengenakan ban kapten. “Saya sangat menghormati Enzo. Tapi, sejak hari pertama saya katakan, keputusan di klub ini tidak hanya milik saya, direktur olahraga, pemilik, atau pemain saja. Kami selalu selaras dalam setiap keputusan. Ini adalah keputusan bersama,” lanjut Rosenior.
Rosenior juga memastikan pintu bagi Fernandez belum sepenuhnya tertutup. “Ini bukan akhir. Ini adalah sanksi. Di klub sebesar ini, dengan tradisi kemenangan, budaya harus dijaga. Dan saya rasa, dalam jeda internasional kemarin, batas itu telah terlampaui,” jelasnya.
Baca Juga
Akhirnya, Pelatih Italia Gennaro Gattuso dan Presiden FIGC Gabriele Gravina Mundur

