Ambisi Justin Hubner dengan Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id – Bek Timnas Indonesia Justin Hubner menilai FIFA Series 2026 sebagai panggung penting untuk menunjukkan perkembangan tim Garuda di level global. Dia menyebut ajang ini bukan sekadar laga uji coba, melainkan kesempatan membangun identitas tim di hadapan lawan lintas konfederasi.
Indonesia akan menjalani dua pertandingan di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, dengan menghadapi Saint Kitts and Nevis pada 27 Maret 2026, lalu bertemu pemenang duel Kepulauan Solomon kontra Bulgaria tiga hari berselang.
Hubner menegaskan timnya harus fokus pada performa sendiri meski belum banyak mengetahui kekuatan lawan. “Ini kesempatan besar bagi kami untuk menunjukkan kualitas dan seberapa bagus kami sebagai tim,” ujarnya kepada FIFA.
Baca Juga
Hattrick Gagal? Play-off Piala Dunia 2026 Jadi Momen Krusial Sepak Bola Italia
“Sebagai sebuah negara, ini penting karena orang-orang bisa melihat kemampuan kami. Sekarang kami harus membuktikan bahwa kami akan memanfaatkan kesempatan ini,” tambah Hubner
“Kami harus menunjukkan siapa kami dan apa yang bisa kami lakukan di lapangan. Saya tidak tahu banyak tentang lawan pertama, tetapi saya tidak takut. Kami ingin menunjukkan kualitas kami dan memenangkan pertandingan,” lanjut Hubner.
Di bawah arahan pelatih John Herdman, Hubner melihat arah pengembangan tim semakin jelas. Dia mengaku sudah berdiskusi langsung dengan pelatih asal Kanada itu dan optimistis tim bisa naik ke level lebih tinggi.
“Saya berbicara dengan pelatih beberapa bulan lalu. Itu percakapan yang sangat baik. Dia ingin membawa kami ke level berikutnya dan membantu kami berkembang. Saya tahu dia pernah melatih tim nasional Kanada dan melakukan pekerjaan yang sangat baik. Saya pikir dia bisa membantu saya berkembang dan juga tim nasional,” kata Hubner.
Meski hasil tim belakangan belum sepenuhnya memuaskan, termasuk kegagalan melaju jauh di kualifikasi Piala Dunia zona Asia, Hubner menegaskan suasana di dalam tim tetap solid dan penuh semangat untuk berkembang.
“Kami tidak menyangka beberapa hasil yang terjadi, tetapi perasaan di dalam tim sangat bagus, Kami masih bisa berkembang jauh lebih baik. Kami bermimpi untuk bermain di Piala Dunia atau melakukan hal yang lebih baik di Piala Asia,” ujar Hubner.
Sebagai pemain muda yang rutin dipercaya tampil, dia merasa memiliki tanggung jawab besar untuk membantu tim meraih hasil maksimal. “Saya terlibat di setiap pertandingan dan merasa bertanggung jawab atas apa yang sudah kami capai. Saya mungkin salah satu yang paling muda, tetapi di sepakbola tidak ada (mengenal) umur. Saya selalu memberikan segalanya dan tidak pernah menyerah,” ungkap Hubner.
Selain itu, kedekatan emosional Hubner dengan Indonesia juga terus bertumbuh sejak pertama kali membela timnas. Dia menyebut setiap kunjungan ke Tanah Air terasa seperti pulang ke rumah sendiri.
“Saya merasakan koneksi yang semakin kuat dengan Indonesia. Setiap kali saya datang ke sini, rasanya seperti pulang sungguhan,” kata Hubner.
Dia juga memuji dukungan suporter Indonesia yang selalu hadir dalam kondisi apa pun, serta menegaskan bahwa akar keluarganya dari Makassar menjadi sumber motivasi besar dalam kariernya. “Orang-orang di Indonesia memiliki hati yang baik dan akan selalu mendukung kami apa pun yang terjadi,” ucap Hubner.
“Makassar adalah tempat di mana orang-orangnya kuat dan tangguh, dan keluarga saya punya darah dari sana. Jadi saya tidak boleh mengecewakan siapa pun dengan menjadi pemain yang lemah di lapangan,” pungkas Hubner.
Baca Juga
Pencabutan Gelar Piala Afrika 2025 Milik Senegal Berlanjut ke CAS

