Tanpa Calvin Verdonk, Lille Ditaklukkan Red Star Belgrade di Play-off Liga Europa
Poin Penting
|
VILLENEUVE-D’ASCQ, investortrust.id – Tanpa Calvin Verdonk, Lille harus mengakui keunggulan Red Star Belgrade setelah takluk 0-1 pada leg pertama play-off babak 16 besar Liga Europa di Stade Pierre-Mauroy, Villeneuve-d’Ascq, Jumat (20/2/2026) dini hari WIB.
Berniat nelakukan rotasi akibat jadwal pertandingan Lille yang padat, Bruno Genesio memutuskan tidak menampilkan Calvin Verdonk di starting line-up melawan Red Star. Full back Timnas Indonesia itu hanya duduk manis di bangku cadangan.
Hasilnya, Lille menderita. Satu-satunya gol pertandingan lahir pada masa tambahan babak pertama. Ketika tuan rumah masih kesulitan membongkar pertahanan lawan, Franklin Tebo Uchenna justru mencuri momentum di menit 45+1 dan membawa tim tamu unggul hingga jeda.
Baca Juga
Main Dalam Suhu Super Dingin di Liga Konferensi Europa, Mentalitas Fiorentina Tuai Pujian
Memasuki babak kedua, Lille mencoba meningkatkan tekanan. Tapi, peluang demi peluang tak kunjung berbuah gol. Sebaliknya, Red Star beberapa kali mengancam lewat Vladimir Lucic dan Marko Arnautovic, tetapi penyelesaian akhir mereka mampu digagalkan kiper Berke Ozer.
Hingga peluit panjang berbunyi, skor 0-1 tidak berubah. Hasil ini membuat Lille wajib menang minimal dua gol pada leg kedua di Belgrade untuk membalikkan keadaan. Sementara Red Star cukup mengamankan hasil imbang demi melaju ke babak 16 besar.
"Saya bertanggung jawab, terutama atas apa yang terjadi di lapangan. Saya yang membuat pilihan, komposisi pemain. Reaksi penonton logis terhadap apa yang kami tunjukkan di lapangan malam ini. Kurangnya agresivitas dan keinginan dalam pertandingan Eropa di kendang. Wajar jika hal itu memicu reaksi seperti itu,” ujra Bruno Genesio, di situs Lille.
“Saya menerima banyak hal. Tidak menang, kalah, karena itu bagian dari sepak bola. Tapi, saya tidak menerima perilaku yang kami tunjukkan malam ini. Ketika anda tidak memenangkan duel udara, ketika bola kedua hanya dimenangkan oleh lawan, ketika pengembalian defensif dilakukan dengan berjalan, itu masalah mental, itu masalah nilai," tambah Bruno Genesio.
"Kita tidak diperbolehkan berada di bawah level tertentu. Dan malam ini memang demikian. Saya tidak ingin melepaskan diri dari tanggung jawab saya atas situasi saat ini. Malam ini, saya melihat sikap yang tidak pantas untuk sepak bola profesional tingkat atas," tutup Bruno Genesio.
Baca Juga
Instruksi Jelas Vitor Pereira Bikin Nottingham Forest Mengamuk di Play-off Liga Europa

