Main Dalam Suhu Super Dingin di Liga Konferensi Europa, Mentalitas Fiorentina Tuai Pujian
Poin Penting
|
BIALYSTOK, investortrust.id – Pelatih Paolo Vanoli menegaskan Fiorentina kini menempatkan mentalitas bertarung di atas estetika permainan demi keluar dari tekanan saat menghajar Jagiellonia Bialystok 3-0 pada play-off Liga Konferensi di Stadion Miejski, Jumat (20/2/2026) dini hari WIB, dalam suhu sangat dingin.
Kemenangan telak diraih Fiorentina saat menundukkan Jagiellonia Bialystok di Polandia. Meski melakukan rotasi besar di tengah suhu di bawah nol derajat, tim tamu tetap tampil solid. Gol pembuka dicetak Luca Ranieri lewat sundulan, disusul tendangan bebas spektakuler Rolando Mandragora dan penalti Roberto Piccoli.
“Sejak saya datang, saya katakan kami peduli pada kompetisi ini. Tentu saya harus melakukan banyak evaluasi, kami tahu situasi kami di Serie A, dan kami berharap bisa lebih fokus ke Eropa pada fase ini,” ujar Paolo Vanoli, dilansir Football Italia.
Baca Juga
Instruksi Jelas Vitor Pereira Bikin Nottingham Forest Mengamuk di Play-off Liga Europa
“Malam ini grup ini ingin membuktikan kami bagian dari sesuatu yang penting. Tidak mudah bermain di sini, kami menderita dan berkeringat demi jersey, sama seperti melawan Como. Inilah sikap yang akan membawa kami maju di Serie A dan Liga Konferensi,” tambah Paolo Vanoli.
Fiorentina menurunkan banyak pelapis dan meninggalkan sejumlah nama besar, tapi justru memperlihatkan perubahan karakter setelah kemenangan liga beberapa hari sebelumnya.
“Sebelum bermain indah, Anda harus membangun semangat tim. Saya rasa belakangan kualitas kami sedikit menurun, tetapi semangat kami meningkat signifikan,” lanjut Paolo Vanoli.
Paolo Vanoli menilai perubahan mentalitas itu penting untuk perjuangan hingga akhir musim. “Pendekatan ini harus dipertahankan. Tidak mudah membalikkan keadaan setelah awal yang buruk, butuh banyak kerja keras, tapi sekarang saya bisa mengandalkan semua pemain,” katanya
Leg kedua akan digelar di Artemio Franchi pada 26 Februari untuk menentukan tiket 16 besar. Sang pelatih juga menegaskan timnya harus tetap rendah hati menghadapi laga berikutnya.
“Banyak kritik itu wajar. Ketika klub besar dengan ambisi tinggi berada di posisi buncit dengan lima poin, itu mengejutkan. Terkadang bermain bagus saja tidak cukup, anda harus bertarung,” pungkas Paolo Vanoli.
Baca Juga
Calon Presiden Barcelona Marc Ciria Ingin Pulangkan Lionel Messi ke Spotify Camp Nou

