Juventus Pesta Gol ke Gawang Parma, Luciano Spalletti Apresiasi Kinerja Pemain
Poin Penting
|
PARMA, investortrust.id – Nakhoda Juventus Luciano Spalletti merespons dengan santai kemenangan yang didapatkan di kandang Parma, Senin (2/2/2026) dini hari WIB.
Juventus tampil dominan dan berpesta gol di Stadio Ennio Tardini dengan kemenangan meyakinkan 4-1 atas Parma. Bek tengah Gleison Bremer mencuri perhatian lewat dua golnya, disusul gol salto Weston McKennie dan penyelesaian jarak dekat Jonathan David.
Parma hanya mampu mencetak satu gol lewat situasi tak terduga, ketika Andrea Cambiaso melakukan gol bunuh diri saat mencoba menghalau umpan silang Alessandro Circati. Sementara gol Lois Openda di masa tambahan waktu dianulir karena offside.
Baca Juga
Cetak Gol Penentu Kemenangan Manchester United, Benjamin Sesko Bangga
“Lebih baik tidak terlalu terpaku pada statistik. Sering kali statistik berasal dari situasi statis yang tidak benar-benar memengaruhi hasil. Sepak bola justru ditentukan oleh perubahan tempo yang tiba-tiba, duel, dan perebutan bola kedua. Di situlah pertandingan sesungguhnya dimenangkan,” ujar Spalletti kepada DAZN Italia.
Seusai laga, Bremer dan McKennie menyebut Spalletti sebagai pelatih yang “unik” dan berbeda dari yang pernah mereka temui sebelumnya. Spalletti pun menyambut komentar itu dengan nada rendah hati.
“Jika mereka mengatakan seperti itu, tentu menyenangkan. Tapi, yang terpenting bagi saya adalah membangun hubungan dengan tim yang menikmati sepak bola mereka,” kata Spalletti.
“Dari situlah kualitas seperti yang kita lihat hari ini bisa keluar. Mereka tidak boleh pernah terputus dari pertandingan, harus selalu siap menghadapi situasi berikutnya,” lanjut Spalletti.
Menurut Spalletti, setiap pertandingan merupakan bagian dari proses pembelajaran yang berkelanjutan. “Tidak ada yang bersifat final. Ini proses yang terus berjalan. Saya juga mengatakan kepada mereka untuk tidak memuji saya, tapi menghargai rekan setimnya," ungkap Spalletti.
"Tim ini punya potensi besar menjadi tim hebat karena kebersamaan dan rasa senang yang mereka bawa, baik di latihan maupun pertandingan. Mereka menggabungkan antusiasme dengan determinasi,” tutup Spalletti.
Baca Juga
Manchester City Gagal Menang Setelah Unggul 2 Gol, Pep Guardiola Beberkan Penyebabnya

