Manchester City Gagal Menang Setelah Unggul 2 Gol, Pep Guardiola Beberkan Penyebabnya
Poin Penting
|
LONDON, investortrust.id – Nakhoda Manchester City Pep Guardiola menilai timnya kehilangan momentum seusai ditahan imbang Tottenham Hotspur 2-2 dalam lanjutan Liga Premier di Tottenham Hotspur Stadium, Minggu (1/2/2026) malam WIB.
Manchester City sempat berada di atas angin setelah unggul dua gol di babak pertama melalui Rayan Cherki dan Antoine Semenyo. Tapi, keunggulan itu tak mampu dipertahankan. Tottenham bangkit seusai jeda dan mencetak dua gol balasan dalam kurun waktu kurang dari 20 menit lewat Dominic Solanke.
Guardiola mengakui hasil tersebut mengecewakan, tapi dia menilai performa timnya tetap menyimpan banyak sisi positif, terutama sebelum Tottenham mendapatkan momentum di awal babak kedua.
Baca Juga
Hasil Drawing Fase Knock-out Liga Champions: Real Madrid Jumpa Benfica Lagi
“Setelah gol pertama mereka, Tottenham mendapatkan momentum selama 15 sampai 20 menit. Situasi seperti itu normal. Mereka tertinggal 0-2, tidak punya apa-apa untuk hilang, dengan energi suporter, kekuatan fisik, dan intensitas yang mereka miliki,” ujar Guardiola seusai laga, di situs resmi The Citizens.
“Tapi, setelah itu, di 15 sampai 20 menit terakhir, kami kembali ke permainan kami. Kami bermain sangat baik, sama seperti di babak pertama,” tambah Guardiola.
Pelatih asal Spanyol itu juga menyoroti kegagalan Manchester City memaksimalkan situasi satu lawan satu, terutama dari sisi sayap. “Kami kehilangan momen dalam duel satu lawan satu dengan full-back. Pemain depan kami tidak mampu memaksimalkan situasi tersebut. Tapi secara umum, pertandingan ini kami mainkan dengan baik,” ucap Guardiola.
“Di babak kedua, kami bisa memperpanjang kontrol selama 10 sampai 15 menit agar situasinya lebih mudah. Tapi ketika mereka mulai memenangkan bola kedua, momentum langsung berpindah. Setelah sebuah gol, biasanya lawan mendapatkan tambahan energi selama 10 atau 15 menit berikutnya,” ujar Guardiola.
Guardiola menegaskan, menghentikan momentum lawan di Liga Premier bukan perkara mudah, terutama dalam pertandingan dengan tensi tinggi seperti ini. “Apa yang terjadi hari ini biasa terjadi di Liga Premier. Terkadang kami bisa mengontrol permainan, tapi terkadang tidak,” katanya.
“Kami tidak bisa menguasai pertandingan sepanjang waktu. Akan lebih mudah jika skor menjadi 3-0 atau 4-0. Secara permainan kami tampil bagus, tapi setelah gol pertama mereka, situasi menjadi emosional dan sulit dikendalikan di Inggris,” tutup Guardiola.
Baca Juga
Peringatkan Arsenal, Bernardo Silva Bilang Peluang Manchester City Juara Besar

