Mengenal Boxing Day, Laga Liga Premier dengan Aura Natal
Poin Penting
|
LONDON, investortrust.id – Boxing Day kembali menyapa fans Liga Premier. Musim ini, pertandingan yang secara tradisional dinantikan banyak penggemar itu akan menyapa pada Jumat (26/12/2025) dan Sabtu (27/12/2025).
Berdasarkan jadwal yang sudah dilansir Liga Premier, Boxing Day musim ini tidak semuanya digelar sehari setelah Natal. Berhubung Boxing Day terjadi pada Jumat, maka Liga Premier memutuskan menggeser banyak duel ke Sabtu.
Boxing Day musim ini akan dibuka dengan Manchester United vs Newcastle United. Sehari kemudian, Nottingham Forest vs Manchester City, Arsenal vs Brighton and Hove Albion, Brentford vs Bournemouth, Burnley vs Everton, Liverpool vs Wolverhampton Wanderers, dan West Ham United vs Fulham.
Baca Juga
Jawab Rumor Gantikan Pep Guardiola, Enzo Maresca Sebut Terikat Kontrak di Chelsea
Pertanyaannya, apa itu Boxing Day? Secara harafiah, Boxing Day dimaknai sebagai hari membuka kotak hadiah Natal.
Ini adalah tradisi Britania Raya dan dirayakan di beberapa negara Persemakmuran. Hari libur bank atau hari libur umum yang menyertainya dapat jatuh pada 27 atau 28 Desember. Sementara di sejumlah negara Eropa, hari ini juga dikenal sebagai Hari Santo Stefanus.
Tidak ada yang pasti kapan tradisi ini muncul pertama kali. Tapi, ini sudah dikenal sejak abad pertengahan. Ini merujuk pada kotak sedekah yang ditempatkan di gereja untuk mengumpulkan sumbangan bagi orang miskin. Ini juga berasal dari kebiasaan di era awal Kekristenan ketika kotak amal digunakan untuk mengumpulkan persembahan yang terkait dengan Hari Santo Stefanus.
Menurut Oxford English Dictionary, secara tradisi pada 26 Desember, para pedagang, karyawan, pekerja, dan sebagainya akan menerima hadiah (sebuah kotak Natal) dari pelanggan atau majikan mereka. Kamus ini juga menyebut 1743 sebagai awal munculnya tradisi.
Dalam tradisi Inggris, sehari setelah Natal, para bangsawan atau majikan akan memberi pelayan mereka kotak-kotak hadiah sebagai ucapan terima kasih atas pelayanan yang baik sepanjang tahun. Para pelayan ini kemudian diberi libur sehari untuk piknik atau berkumpul dengan keluarganya di kampung halaman.
Boxing Day kemudian merembet ke olahraga. Sejak liga sepak bola di Inggris berlangsung, penyelenggara dan klub sepakat untuk mengadakan pertandingan saat libur Natal ini. Mereka berharap keluarga yang berkumpul untuk merayakan Natal dapat berkunjung ke stadion mendukung tim kesayangan.
Awalnya, pertandingan Boxing Day hanya berstatus uji coba dengan sesama klub lokal. Tujuannya agar para penggemar tidak perlu menjalani perjalanan tandang jauh. Tapi, seiring waktu Boxing Day masuk kalender resmi Liga Premier.
Sejarah mencatat, banyak laga hebat terjadi di Boxing Day. Sebut saja drama 8 gol Chelsea lawan Aston Villa pada 2007. Lalu, hattrick perdana Thiery Henry di Liga Premier pada 2000. Tak lupa, scorpion kick ala Henrikh Mkhitaryan pada 2016, tendangan voli luar biasa Wayne Rooney pada 2013, atau gol solo Jordan Ayew di menit ke-90 pada 2019.
Baca Juga
Kapten Manchester United Bruno Fernandes Cedera, Ruben Amorim Siapkan Skenario ini

