Visa Ditolak Donald Trump, Iran Boikot Drawing Piala Dunia 2026
Poin Penting
|
TEHERAN, investortrust.id – Asosiasi Sepak Bola Iran (FFIRI) resmi menyatakan tidak akan menghadiri drawing Piala Dunia 2026 di Washington DC, 6 Desember mendatang. Sikap tersebut diambil setelah pemerintah Amerika Serikat (AS) menolak visa sejumlah anggota delegasi Iran, termasuk Presiden FFIRI Mehdi Taj.
Pemerintahan Donald Trump diketahui menerapkan aturan ketat dalam penerbitan visa bagi warga beberapa negara tertentu atas alasan keamanan dan politik. Salah satunya Iran.
Dari seluruh pengajuan delegasi Iran, hanya empat orang yang visanya disetujui Donald Trump, salah satunya Pelatih Team Melli, Amir Ghalenoei. Penolakan terhadap anggota penting delegasi Iran memicu protes keras FFIRI. Iran yang menilai tindakan tersebut bernuansa politis dan melampaui urusan olahraga.
Baca Juga
Cegah Taktik Kiper Akting Cedera, Liga Premier Siapkan Aturan Baru
🐦 Social Media Post
URL: https://twitter.com/nypost/status/1994586537879650313?ref_src=twsrc%5Etfw
Iran menganggap keputusan AS menghambat proses administratif dan telah mengajukan keberatan resmi kepada FIFA. Mereka menuntut badan sepak bola dunia itu turun tangan dan memastikan semua federasi memperoleh perlakuan setara menjelang undian.
Situasi ini memunculkan spekulasi mengenai kemungkinan boikot menyeluruh terhadap Piala Dunia 2026 yang digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko. Tapi, untuk saat ini FFIRI menegaskan partisipasi Iran dalam turnamen utama tetap berjalan sesuai rencana.
“Kami sedang meninjau langkah yang akan diambil sesuai perkembangan. Seluruh keputusan akan dipertimbangkan bersama pemerintah dan pihak terkait,” ujar Mehdi Taj dalam pernyataan resminya di situs FFIRI.
Iran menjadi salah satu kekuatan stabil di Asia dalam kualifikasi Piala Dunia. Mereka lolos pada empat edisi terakhir secara beruntun, 2014, 2018, 2022, dan kini 2026. Bahkan, mereka menjadi wakil Asia pertama yang mengamankan tiket ke putaran final setelah hasil imbang melawan Uzbekistan di putaran ketiga.
“Posisi kami jelas. Tidak ada satu pun wakil Iran yang akan hadir dalam acara undian jika visa tidak diberikan untuk seluruh delegasi. Ini telah menjadi isu politik dan kami percaya FIFA harus bersikap,” beber Mehdi Taj.
Baca Juga
Pep Guardiola Sebut Phil Foden Telah Kembali ke Performa Terbaiknya

