Kebijakan Donald Trump Ancam Tiket Piala Dunia 2026 Milik Iran
TEHERAN, investortrust.id – Kegembiraan Iran lolos ke Piala Dunia 2026 terancam oleh kebijakan terbaru Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang kontroversial.
Iran menjadi negara Asia kedua yang memastikan diri lolos setelah bermain imbang 2-2 dengan Uzbekistan pada Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia Grup A di Azadi Stadium, Rabu (26/3/2025) dini hari WIB.
Striker Inter Milan Mehdi Taremi memborong dua gol Iran, setelah tim tamu sempat unggul dua kali lewat Khojimat Erkinov dan Abbosbek Fayzullaev. Skor imbang cukup membuat Iran lolos ke Piala Dunia 2026 mengikuti jejak Jepang. Dengan 20 poin dari delapan pertandingan, Team Melli ada di atas Uzbekistan (17 poin) dan Uni Emirat Arab (13 poin).
Namun, hubungan Iran dengan Amerika Serikat yang buruk membuat tiket Team Melli terancam. Pasalnya, Donald Trump telah membuat kebijakan baru yang kontroversial yang melarang warga dari 41 negara memasuki Negeri Paman Sam.
Baca Juga
Ada Apa? Masa Depan Jadon Sancho dengan Chelsea di Persimpangan Jalan
Iran tercantum di antara 41 negara yang akan menghadapi larangan sebagian atau penuh bagi warga negaranya untuk memasuki Amerika Serikat oleh pemerintahan Donald Trump. Iran secara khusus tercantum di antara kelompok yang terdiri dari 10 negara, termasuk Afghanistan, Suriah, Kuba, dan Korea Utara.
Memo tersebut dikeluarkan setelah perintah eksekutif 20 Januari 2025 yang mengharuskan pemeriksaan lebih ketat terhadap warga negara asing dari negara-negara yang dianggap sebagai ancaman keamanan nasional. Daftar tersebut hampir pasti akan mencakup Iran, seperti halnya larangan Donald Trump pada 2017 terhadap negara-negara yang mayoritas Muslim.
Meski ada kesepakatan tuan rumah bersama dengan Meksiko dan Kanada, Iran sangat mungkin bermain di Amerika Serikat saat Piala Dunia 2026 tiba. Sebab, saat ini hanya satu tempat di turnamen (unggulan ketiga di Grup A) yang memungkinkan tim non-tuan rumah memainkan semua pertandingan grup di luar Amerika Serikat.
Tempat itu akan memainkan ketiga pertandingan grup di Meksiko, dengan pertandingan kedua melawan negara tuan rumah. Iran hanya dapat menghindari bermain di Amerika Serikat dengan memenangkan Grup A, dan akan terus bermain di Meksiko hingga pindah ke Miami untuk perempat final.
Namun, Iran tidak pernah lolos dari babak penyisihan grup di Piala Dunia. Mereka hampir saja melakukannya di Piala Dunia 2018. Saat itu, hasil imbang 1-1 dengan Portugal pada hari terakhir babak penyisihan grup sudah cukup untuk membuat mereka tersingkir dari babak 16 besar.
Hal itu diikuti di Piala Dunia 2022 ketika kekalahan 1-0 dari Amerika Serikat menyingkirkan Iran. Padahal, hasil imbang seharusnya bisa membawa mereka ke babak gugur.
Baca Juga
Jadi Saksi Kelolosan Argentina ke Piala Dunia 2026, Brasil Sedih
President Trump has also just signed an Exec Order applying crippling sanctions on Iran, incl. against their oil exports. He is also 💯 per cent right to note that the relaxing of these sanctions by Biden Admin helped Iran fund Hamas and Hezbollah. pic.twitter.com/nUxP9IsLpK
— Arsen Ostrovsky 🎗️ (@Ostrov_A) February 4, 2025

