Banding Ditolak, FIFA Tegaskan Malaysia Palsukan Dokumen Pemain Naturalisasi
Poin Penting
|
ZURICH, investortrust.id – FIFA resmi menolak banding yang diajukan Asosiasi Sepak Bola Malaysia (FAM) terkait kasus pemalsuan dokumen naturalisasi tujuh pemain. Dengan keputusan ini, seluruh sanksi yang sebelumnya dijatuhkan tetap berlaku penuh.
Kasus tersebut bermula dari temuan FIFA yang menyatakan FAM memalsukan asal-usul leluhur tujuh pemain naturalisasi Timnas Malaysia. Dalam dokumen yang dikirimkan ke FIFA, FAM mengklaim bahwa leluhur para pemain memiliki hubungan keturunan dengan Malaysia.
Namun, hasil investigasi FIFA menunjukkan tidak ada satu pun leluhur ketujuh pemain itu yang berasal dari Negeri Jiran. Semua pemain itu lahir di Argentina, Brasil, Spanyol, hingga Belanda tampa ada ikatan dengan Malaysia.
Baca Juga
Amad Diallo Puji Hasil Racikan Ruben Amorim di Manchester United
Akibat pelanggaran tersebut, FAM dijatuhi denda 350 ribu Franc Swiss (Rp7,3 miliar). Sementara tujuh pemain naturalisasi yang terlibat masing-masing dijatuhi sanksi larangan bermain selama 12 bulan dan denda sebesar 2 ribu Fanc Swiss (Rp41 juta).
FAM sempat mengajukan banding dengan harapan sanksi itu dapat dianulir. Mereka mengaku tidak bersalah dan ada kekeliruan teknis.
Namun, FIFA menolak permintaan tersebut setelah melakukan analisis mendalam terhadap seluruh bukti dan keterangan. “Komite Banding FIFA telah memberikan keputusannya atas banding yang diajukan oleh FAM dan tujuh pemain terhadap keputusan Komite Disiplin FIFA," tulis FIFA di situsnya.
"Gabriel Felipe Arrocha, Facundo Tomas Garces, Rodrigo Julian Holgado, Imanol Javier Machuca, Joao Vitor Brandao Figueiredo, Jon Irazábal Iraurgui, dan Hector Alejandro Hevel Serrano bersalah melanggar pasal 22 Kode Disiplin FIFA (FDC) tentang penipuan dan pemalsuan,” lanjut FIFA,
“Setelah menganalisis semua pengajuan banding dan melakukan sidang, Komite Banding memutuskan untuk menolak banding tersebut, serta menegaskan sepenuhnya sanksi yang telah dijatuhkan kepada FAM dan ketujuh pemain,” tegas FIFA.
FIFA juga menyebutkan telah menginformasikan keputusan tersebut secara resmi kepada FAM dan ketujuh pemain bersangkutan. Malaysia kini memiliki waktu 21 hari untuk mengajukan banding lanjutan ke Pengadilan Arbitrase Olahraga (Court of Arbitration for Sport/CAS) di Lausanne, Swiss.
Baca Juga
Arne Slot Siapkan Ryan Gravenberch Lawan Real Madrid di Liga Champions
🚨Malaysia's National Team CAUGHT CHEATING with FAKE FOREIGNERS
— The Wall Pass Journal (@wallpassjournal) November 3, 2025
Malaysia’s national football team has been exposed for fielding seven illegal players with forged documents in three crucial matches: the 2027 AFC Asian Cup Qualifiers against Nepal and Vietnam, plus a FIFA… pic.twitter.com/XxmL8oLHLJ

