Legenda Manchester United Peter Schmeichel Kritik Pelepasan Scott McTominay dan Rasmus Hojlund
Poin Penting
|
MANCHESTER, investortrust.id – Legenda Manchester United Peter Schmeichel menilai mantan klubnya telah membuat kesalahan besar dengan melepas Scott McTominay dan Rasmus Hojlund, dua pemain yang kini tampil gemilang bersama Napoli di Serie A.
McTominay lebih dulu meninggalkan Old Trafford tahun lalu dan langsung bersinar di Italia. Gelandang asal Skotlandia itu membawa Napoli meraih gelar Serie A dan bahkan dinobatkan sebagai Pemain Terbaik Serie A 2024, serta masuk dalam nominasi Ballon d’Or.
Setahun kemudian, giliran Hojlund yang mengikuti jejak serupa. Striker asal Denmark itu pindah ke Napoli dengan status pinjaman musim panas ini, disertai opsi pembelian permanen. Dalam enam laga awal bersama Napoli, pemain berusia 22 tahun itu telah mencetak empat gol, jumlah yang sama dengan total golnya di Liga Premier musim lalu.
Menurut Schmeichel, performa keduanya di bawah asuhan pelatih Napoli menjadi bukti bahwa Manchester United salah menilai potensi mereka. “Rasmus Hojlund hanya butuh layanan yang bagus. Lihat saja apa yang dia lakukan di Napoli bersama Kevin de Bruyne dan Scott McTominay, dia mencetak gol,” ujar Schmeichel kepada BBC Podcast: Sacked in the Morning.
Baca Juga
Inter Milan Catat Laba Rp678 Miliar dan Pendapatan Tertinggi Sepanjang Sejarah Klub
“Saya sudah bilang selama dua setengah tahun, Hojlund bisa menjadi striker dengan 25 gol per musim untuk Manchester United, asalkan dia mendapat suplai bola yang cukup,” tambah Schmeichel.
Schmeichel juga mengkritik keputusan manajemen United yang memilih membeli Benjamin Sesko senilai £70 juta (sekitar Rp1,52 triliun), sementara lini tengah dan posisi penjaga gawang justru masih bermasalah.
“Musim ini saja, Manchester United sudah kebobolan sembilan gol akibat kesalahan penjaga gawang. Dulu, kami diberi target untuk memenangkan 10 poin setiap musim, bukan memberikannya secara cuma-cuma,” tegas Schmeichel.
Mantan juara Liga Champions 1998/1999 itu menyoroti perubahan struktur klub yang kini tidak lagi memberi kekuasaan penuh kepada pelatih kepala.
“Dulu, Sir Alex Ferguson memutuskan siapa yang masuk dan keluar. Sekarang ada pelatih, direktur olahraga, kepala rekrutmen, dan berbagai jabatan lain yang punya agenda masing-masing. Bagaimana mungkin menciptakan tim yang stabil dalam kondisi seperti itu?” ujar Schmeichel lagi.
Schmeichel menilai McTominay dan Hojlund mewakili semangat sejati Manchester United. McTominay adalah produk akademi klub yang telah bergabung sejak kecil, sementara Hojlund tumbuh sebagai penggemar berat Setan Merah sejak usia 10 tahun.
“Keduanya adalah pemain yang punya etos kerja tinggi dan cinta besar untuk klub. Mereka tak pernah mengeluh dan selalu bermain dengan semangat. Sayangnya, manajemen tidak mempercayai mereka,” ucap Schmeichel.
Musim lalu, McTominay mencatat 13 gol dan 6 assist di Serie A, kontribusi besar yang membawa Napoli kembali bersaing di papan atas. Sementara musim ini, dia sudah menambahkan 1 gol dan 1 assist.
Kini, performa dua eks pemain Manchester United itu menjadi simbol kebangkitan Napoli, sekaligus pengingat pahit bagi klub lamanya yang tengah terpuruk di bawah tekanan dan keputusan transfer yang keliru.
Baca Juga
Didenda Rp170 Juta, Enzo Maresca Dilarang Dampingi Chelsea Lawan Nottingham
"Hojlund would be a goal machine with the right service."
— Match of the Day (@BBCMOTD) October 15, 2025
Peter Schmeichel has spoken! 🗣 pic.twitter.com/gJkvLVJZK6

