Edukasi ke Konsumen, Panasonic Beberkan Pentingnya Perawatan AC
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - PT Panasonic Gobel Indonesia menegaskan pentingnya edukasi konsumen dalam menjaga performa AC. Menurut perusahaan, banyak kasus AC bermasalah bukan karena kualitas produk, melainkan instalasi yang tidak dilakukan dengan benar.
Wakil Presiden Direktur Panasonic Manufacturing Indonesia, Daniel Suhardiman, mengatakan instalasi adalah faktor krusial dalam menentukan usia dan kinerja AC. “Kita mau punya AC sebagus apapun, kalau instalasinya tidak benar tetap akan bermasalah,” ujarnya dalam usai peresmian Panasonic HVAC Training Centre di Jakarta Timur, Kamis (18/9/2025).
Ia mencontohkan kesalahpahaman umum di masyarakat, yakni anggapan bahwa AC perlu rutin ditambah freon. Padahal isu tersebut tidak akan terjadi selama instalasi bagus dan unitnya prima. "Refrigerant itu tidak habis kalau tidak ada kebocoran. Sama seperti kulkas, bisa dipakai puluhan tahun tanpa isi ulang,” jelas Daniel.
Ia menekankan bahwa salah satu tahapan instalasi yang kerap dilewatkan adalah proses vakum. Proses ini seharusnya dilakukan untuk menghilangkan udara atau partikel asing di dalam pipa pendingin. “Sering kali installer tidak melakukan vakum karena dianggap makan waktu. Padahal kalau tidak divakum, AC bisa cepat bermasalah,” tegasnya.
Baca Juga
Panasonic Gobel Indonesia Resmikan HVAC Training Centre, Siap Cetak Ribuan Teknisi Andal
Karena itu, Panasonic mendorong edukasi ganda yakni teknisi harus disiplin menjalankan prosedur, sementara konsumen perlu memahami standar instalasi yang benar. “Kami ingin konsumen berani bertanya ke teknisi, apakah AC mereka sudah divakum sebelum dinyalakan. Itu penting untuk menjaga performa jangka panjang,” jelasnya.
Lebih lanjut, ia mengungkapkan kebutuhan teknisi bersertifikat di Indonesia masih sangat besar. Saat ini jumlahnya belum menyentuh 10 ribu, sementara kebutuhan ideal mencapai lebih dari 100 ribu teknisi.
Selain dari fasilitas baru di Jakarta Timur, Panasonic juga bekerja sama dengan Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP) di Medan dan beberapa kota lain untuk memperluas akses pelatihan. “Kami tentu akan menyesuaikan ekspansi dengan perkembangan ekonomi, termasuk di luar Jawa,” jelasnya.
Dengan edukasi konsumen dan peningkatan kompetensi teknisi, Panasonic berharap dapat menjaga kepuasan pelanggan sekaligus memperkuat posisi perusahaan sebagai pemain utama di segmen HVAC.

