Sukses Jalankan Edukasi Pelindungan Konsumen, BNI Dapat Apresiasi BI
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - Kesuksesan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI (BBNI) dalam memperkuat edukasi pelindungan konsumen mendapat pengakuan dari Bank Indonesia (BI).
Perusahaan berkode saham BBNI ini mendapatkan apresiasi atas keterlibatannya dalam menyukseskan Gerakan Bersama Edukasi Pelindungan Konsumen (Geber PK), melalui inisiatif Gerai Cakrawala Edukasi dan Ruang Diskusi Aman untuk Semua Konsumen Indonesia (CERDAS).
Direktur Operations BNI Ronny Venir mengapresiasi kepercayaan BI kepada pihaknya untuk berkolaborasi menghadirkan Gerai CERDA sebagai pilot project.
“Kami percaya peningkatan literasi konsumen, khususnya mahasiswa sebagai generasi melek digital, menjadi kunci bagi terciptanya ekosistem transaksi digital yang aman dan berkelanjutan,” ujarnya, dalam keterangan pers, Jumat (28/11/2025).
Baca Juga
BNI Dorong Ekonomi Lokal Lewat UMKM di Ajang Internasional Yogyakarta
Sebagai bagian dari implementasi program, lanjut Ronny, BNI bekerja sama dengan Universitas Indonesia (UI) menghadirkan Gerai CERDAS sebagai pusat edukasi dan ruang diskusi terkait pelindungan konsumen.
“Gerai CERDAS dirancang sebagai pusat pembelajaran mengenai pelindungan data pribadi, pengenalan modus penipuan digital, langkah mitigasi risiko, serta penanganan awal ketika menghadapi ancaman keamanan transaksi,” katanya.
Menurut Ronny, kehadiran Gerai CERDA di lingkungan kampus menjadi upaya strategis untuk memperkuat budaya keamanan digital di kalangan generasi muda.
“Kami ingin menumbuhkan budaya kesadaran keamanan digital pada generasi muda, serta membekali mereka dengan pemahaman yang diperlukan untuk menjaga keamanan transaksi sehari-hari,” ucapnya.
Baca Juga
BNI Salurkan Bantuan Tanggap Darurat untuk Korban Banjir Bandang di Padang dan Sibolga
Ke depan, kata Ronny, pihaknya akan terus memperluas kontribusi pelindungan konsumen, termasuk melalui kolaborasi berkelanjutan dengan perguruan tinggi, regulator, dan pemangku kepentingan lainnya.
“Sebagai bagian dari visi pelindungan konsumen nasional, inisiatif ini diharapkan turut menciptakan ekosistem transaksi digital yang lebih aman, sehat, dan inklusif di tengah akselerasi digitalisasi ekonomi,” kata Ronny.

