Cremonese Kalahkan AC Milan, Emil Audero Bikin 4 Penyelamatan Keren
Poin Penting
|
MILAN, investortrust.id – AC Milan membuka musim baru Serie A dengan mimpi buruk seusai dipermalukan Cremonese 1-2 di San Siro, Minggu (24/8/2025) dini hari WIB. Di tengah rapuhnya pertahanan I Rossoneri, Emil Audero menjadi sosok paling sibuk dengan empat penyelamatan penting, termasuk menggagalkan tembakan jarak jauh Luka Modric.
Emil Audero mendapatkan panggilan Timnas Indonesia untuk FIFA Matchday September. Tapi, sebelum terbang ke Surabaya, pemuda kelahiran Lombok itu masuk starting line-up pertandingan Cremonese di kandang AC Milan.
Cremonese menang 2-1 lewat dua gol Federico Baschirotto (28) dan Federico Bonazzoli (61), yang hanya mampu direspons Strahinja Pavlovic (45). Kemenangan yang sangat mengejutkan mengingat Cremonese adalah tim promosi Serie A. Sedangkan AC Milan tim raksasa Italia.
Statistik pertandingan menunjukkan, AC Milan punya 24 tembakan dengan enam di antaranya on target. Hebatnya, dari jumlah sebanyak itu, Emil Audero membuat empat penyelamatan penting dengan dua shot on target I Rossoneri lainnya membentur mistar gawang.
Salah satu aksi membanggakan Emil Audero adalah saat legenda Kroasia Luka Modric melepas sepakan melengkung dari luar kotak penalti pada menit ke-51. Bola yang mengarah ke atas berhasil ditepis Emil Audero dengan tangan kanannya.
“Selalu rumit di pertandingan pertama musim ini. Ini adalah pertandingan pertama, dan anda harus menjaga clean sheets. Kami berhasil mengembalikan keadaan di babak pertama, menciptakan beberapa peluang bagus untuk mencetak gol, tapi gagal memanfaatkannya,” ujar Massimiliano Allegri, dilansir Football Italia.
“Kami tahu Cremonese memiliki umpan silang yang bagus dan seharusnya bisa menjaga kotak penalti lebih baik daripada kami. Kami perlu meningkatkan diri dalam situasi seperti ini, karena kami tidak boleh kebobolan dua gol di setiap pertandingan,” tambah Massimiliano Allegri.
“Mempertimbangkan gol yang kami kebobolan, jelas fase pertahananlah yang perlu kami tingkatkan. Kami tidak merasakan bahaya secara efektif. Ada lima pemain di kotak penalti melawan tiga pemain. Jadi, kami tidak boleh membiarkan sundulan bebas,” tutup Massimiliano Allegri.
Baca Juga

