Bukan Sekadar Obati Cedera, Primaya Hospital (PRAY) Edukasi Atlet soal Kesehatan
Poin Penting
|
JAKARTA, Investortrust.id – Primaya Hospital Bekasi Timur, brand rumah sakit (RS) milik PT Famon Awal Bross Tbk (PRAY) memperluas layanan fasilitas Sport Clinic & Orthopedic Center dengan menggandeng Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PPSI) Jakarta Selatan, dengan fokus pada pencegahan cedera dan edukasi kesehatan atlet.
Langkah ini diambil menyusul meningkatnya kebutuhan dukungan medis terpadu bagi atlet di berbagai cabang olahraga.
“Kami tidak hanya hadir ketika atlet cedera, tetapi juga aktif melakukan pencegahan melalui pemeriksaan rutin, edukasi, dan pembinaan pola hidup sehat,” ujar Direktur Primaya Hospital Bekasi Timur, dr Meizar Rizaldi, M.Ked.Klin, FISQua di sela penandatanganan memorandum of understanding (MoU) antara Primaya Hospital Bekasi Timur dan PBSI Jakarta Selatan, di di Bekasi, Kamis (14/8/2025).
Dia mengatakan, Primaya menggandeng dokter spesialis bedah tulang, jantung, dan gizi untuk memberikan edukasi yang lebih komprehensif. Langkah ini mencakup pembenahan pola makan, penguatan massa otot, serta latihan ketahanan tubuh.
Baca Juga
Kalbe (KLBF) Gandeng Primaya Hospital (PRAY) untuk Penanganan Kanker
Menurutnya, kasus-kasus mendadak seperti serangan jantung saat pertandingan bisa ditekan melalui pendekatan medis yang terstruktur sejak awal. “Harapan kami, pembinaan ini bisa melahirkan atlet-atlet baru berprestasi, akan lahir Susi Susanti baru, Alan Budi Kusuma baru,” katanya.
Didirikan pada 2017, Primaya Sport & Orthopedic Center dilengkapi fasilitas canggih seperti high-intensity laser therapy, extracorporeal shockwave therapy (ESWT) untuk cedera minor, dan air force anti-gravity treadmill, teknologi yang hanya dimiliki dua institusi di Indonesia, termasuk PSSI.
Peralatan ini memungkinkan pasien menjalani latihan rehabilitasi dengan mengurangi beban gravitasi, sehingga mempercepat penyembuhan cedera lutut atau kaki.
dr Meizar Rizaldi mengatakan, layanan sport clinic kini menyumbang sekitar 30% dari total pasien di Primaya Hospital Bekasi Timur dan 20% kontribusi terhadap pendapatan. Mayoritas pasien merupakan atlet dari berbagai cabang olahraga, mulai bulutangkis, voli, basket, bola tangan, pencak silat, hingga taekwondo.
“Setiap fisioterapis kami tersertifikasi olahraga, sehingga bisa menangani cedera minor tanpa operasi, yang artinya mempercepat proses pemulihan,” tambahnya.
Rencana perluasan kerja sama
Selain PBSI Jakarta Selatan, Primaya juga menjadi official medical partner untuk Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) Kota Bekasi, serta aktif di cabang olahraga lainnya. Ke depan, Primaya berencana menggandeng klub futsal dan memperluas kemitraan di wilayah Jabodetabek.
Baca Juga
“Kami ingin Primaya menjadi rujukan utama layanan ortopedi dan olahraga, tidak hanya untuk atlet profesional, tetapi juga masyarakat umum yang aktif berolahraga,” kata dia.
Dalam kesempatan yang sama, Ketua Umum Pengurus PBSI Jakarta Selatan Kurniahu Tjio Kay Kie mengatakan, pihaknya menyambut baik kerja sama dengan Primaya Hospital Bekasi Timur. "Tim dokter hebat semua semoga kerja sama ini lancar dan sukses," kata dia.

