Banding Ditolak CAS, Crystal Palace Tetap Berlaga di Liga Konferensi UEFA
Poin Penting
|
LONDON, investortrust.id – Crystal Palace harus menerima kenyataan pahit seusai banding ke Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS) terkait pencoretan dari Liga Europa ditolak. Juara Piala FA dan Community Shield tersebut dipastikan tampil di Liga Konferensi UEFA 2025/2026.
UEFA sebelumnya menjatuhkan sanksi larangan bermain di Liga Europa karena The Eagles dan Olympique Lyon. Alasannya, mereka sama-sama dimiliki pengusaha Amerika Serikat John Textor. Sebab, aturan UEFA melarang dua klub dengan kepemilikan sama berlaga dalam satu kompetisi.
Crystal Palace mencoba melawan keputusan itu dengan mengajukan banding ke CAS. Mereka mengklaim John Textor sudah melepas 20% sahamnya di klub London Selatan tersebut.
Baca Juga
Rogoh Kocek Rp499 Miliar, Atletico Madrid Dapatkan Giacomo Raspadori dari Napoli
Menurut Crystal Palace, hal tersebut sudah cukup untuk menghapus benturan kepemilikan dengan Lyon. Tapi, pengadilan yang berbasis di Swiss menilai proses pengalihan saham dilakukan melewati tenggat 1 Maret 2025, yang ditetapkan UEFA.
“Setelah meninjau bukti, panel menemukan John Textor masih memiliki saham di Crystal Palace dan Olympique Lyon, serta duduk di dewan direksi kedua klub saat penilaian UEFA dilakukan. Aturan UEFA sudah jelas dan tidak memberikan pengecualian bagi klub yang tidak memenuhi tenggat waktu,” tulis CAS dalam pernyataan resminya.
Keputusan ini menjadi pukulan telak bagi Crystal Palace yang baru saja mengangkat Community Shield setelah mengalahkan Liverpool. Mereka kini harus mempersiapkan diri menghadapi play-off Liga Konferensi UEFA akhir bulan ini.
Baca Juga
Lebarkan Pasar, La Liga Gelar Duel Barcelona vs Villarreal di Amerika Serikat
Crystal Palace will play in the UEFA Conference League after The Court of Arbitration for Sport (CAS) ruled UEFA's original decision to demote them from the Europa League will stand 🚨 pic.twitter.com/CtW00q3pWm
— Sky Sports Football (@SkyFootball) August 11, 2025

