Tak Terima Dicoret dari Liga Europa, Crystal Palace Banding ke CAS
Poin Penting
|
LONDON, investortrust.id – Crystal Palace resmi mengajukan banding ke Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS) seusai dicoret dari keikutsertaan di Liga Europa 2025/2026. Klub asal London Selatan itu merasa diperlakukan tidak adil karena dicoret akibat konflik kepemilikan dengan Olympique Lyon.
UEFA sebelumnya menetapkan Crystal Palace turun kasta ke Liga Konferensi UEFA karena pemilik mayoritas mereka saat lolos ke Liga Europa, John Textor, juga memiliki saham di Lyon. Berdasarkan regulasi UEFA, dua klub dengan kepemilikan sama tidak boleh tampil di kompetisi Eropa yang sama.
Akibat keputusan tersebut, Crystal Palace yang finish ke-10 di Liga Premier musim lalu harus menyerahkan tempatnya kepada Lyon, klub yang finish di posisi keenam Ligue 1. Imbasnya, tiket Liga Konferensi UEFA milik Nottingham Forest naik menjadi Liga Europa.
Baca Juga
Keputusan ini langsung memicu kemarahan pihak Palace. Mereka menegaskan John Textor sudah mundur sebagai pemilik mayoritas The Eagles sejak 1 Juli 2025, sehingga seharusnya tidak lagi ada konflik kepentingan. Selain itu, John Textor juga dilaporkan tidak lagi memiliki kontrol di Lyon.
“Kami masih berjuang agar tetap tampil di Liga Europa. Ada proses banding dan kami telah mengajukannya ke CAS. Kami merasa memiliki argumen hukum yang kuat,” ujar CEO Steve Parish, dalam podcast The Rest is Football.
“Kami yakin ini keputusan yang tidak tepat dari sudut pandang mana pun. John Textor sudah tidak punya pengaruh apapun terhadap klub. Kami memiliki bukti untuk mendukung hal itu,” tambah Steve Parish.
Crystal Palace berharap CAS akan memberikan keputusan akhir sebelum drawing kompetisi Eropa berlangsung pada awal Agustus. Jika banding diterima, Crystal Palace berpeluang menggusur kembali Lyon dan mengambil bagian di Liga Europa. “Semoga saja kami mendapatkan jawaban yang memuaskan dari CAS,” pungkas Steve Parish.
Baca Juga
Terbukti Terlibat Skandal Pengaturan Skor, Klub Montenegro Dihukum UEFA
🚨📢 Crystal Palace fans protested after being demoted from the Europa League to the Conference League. 😤 pic.twitter.com/FXQAtKX6cK
— EuroFoot (@eurofootcom) July 16, 2025

