Momen Aneh Lionel Messi Marah ke Pemain Lawan, Minta Maaf, dan Beri Jersey
Poin Penting
|
FORT LAUDERDALE – Momen aneh tercipta dalam pertandingan Lionel Messi bersama Inter Miami di Piala Liga melawan Atlas. Setelah marah ke pamain lawan, La Pulga kemudian meminta maaf dan memberikan jersey sebagai kenang-kenangan.
Lionel Messi menunjukkan dua sisi emosinya dalam kemenangan dramatis Inter Miami atas Atlas dalam pertandingan yang berlangsung ketat di Chase Stadium. Lionel Messi berperan besar dalam kemenangan 2-1 Inter Miami.
Lionel Messi mencatatkan dua assist, termasuk umpan krusial di menit ke-96 yang dikonversi menjadi gol kemenangan oleh Marcelo Weigandt. Gol itu sekaligus memupus harapan Atlas yang sempat menyamakan skor melalui Matias Coccaro.
Baca Juga
Dapat Warisan Jersey Luis Diaz, Florian Wirtz Kenakan No.7 di Liverpool
Messi le celebró el gol en la cara al uruguayo Cóccaro por esto y además por que más adelante el jugador del Atlas también se burlo del gol anulado del Miami 🤣👏🏼 pic.twitter.com/90234ZtSIe
— Sebas Crackbol (@Crackbol10) July 31, 2025
Selebrasi Lionel Messi sempat menjadi sorotan. Saat Marcelo Weigandt mencetak gol penentu, Lionel Messi terlihat berteriak langsung ke arah Matias Coccaro. Emosi itu muncul sebagai respons terhadap selebrasi Matias Coccaro sebelumnya, yang merayakan gol penyeimbang di depan pendukung Inter Miami dengan penuh provokatif.
Namun, suasana panas itu cepat mereda seusai peluit panjang berbunyi. Lionel Messi dengan kepala dingin menghampiri Matias Coccaro dan memeluknya. Tak hanya itu, dia juga memberikan jersey No.10 miliknya kepada penyerang asal Uruguay tersebut sebagai bentuk permintaan maaf.
Matis Coccaro pun menceritakan momen tersebut kepada awak media setelah pertandingan. “Waktu kami menyamakan skor 1-1, saya memotivasi tim dan dia (Lionel Messi) salah paham,” ujar Matias Coccaro, dilansir ESPN.
Messi gritándole un gol en la cara a Cóccaro.
— En Una Baldosa (@enunabaldosa) July 31, 2025
pic.twitter.com/yeDee7Obdn
“Lalu, setelah gol mereka, dia berteriak kepada saya. Seusai pertandingan, kami saling berpelukan. Saya bilang padanya, ‘Apa yang bisa saya katakan kepadamu? Saya seorang pemenang, saya ingin menang.’ Dia mengerti dan berkata, ‘Saya akan mengirimkan jersey itu.’ Dan, dia memberikannya,” ungkap Matias Coccaro.
Menurut Matias Coccaro, gestur Lionel Messi yang datang langsung dan meminta maaf justru memperkuat rasa hormatnya terhadap sang legenda. “Dia tidak perlu melakukannya. Tapi, dia datang. Itu membuat saya terkesan. Dia membuktikan kalau dia bukan cuma yang terbaik dalam sejarah, tapi juga orang baik,” beber Matias Coccaro.
Baca Juga
Parma Boyong Abdoulaye Ndiaye Senilai Rp140,8 Miliar dari Troyes
الخلوق جداً ليو ميسي ذهب لمُعانقته بعد المباراة❤️ https://t.co/Pg8ae5b26F pic.twitter.com/mfdl0y0mWY
— Messi World (@M10GOAT) July 31, 2025

