Peringati Hari Anak Nasional, Allianz Ajak Orang Tua Pahami Pola Asuh Anak Lewat Tulisan Tangan
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - Memperingati Hari Anak Nasional, Allianz Indonesia mengajak masyarakat, khususnya orang tua, untuk lebih memerhatikan pola asuh yang diterapkan kepada anak-anak. Hal ini penting, mengingat masih rendahnya tingkat literasi parenting di Indonesia.
Untuk itu, Allianz Indonesia menggelar sesi edukatif bertajuk Ngobrol Bareng Allianz Citizens (NgobrAZ) yang dihadiri oleh para karyawan, dan menghadirkan seorang grafolog dan penulis buku Practical Handbook of Graphology Sapta Dwikardana.
Sapta memperkenalkan metode graphology atau analisis tulisan tangan sebagai alat untuk mengenali karakter, emosi, dan kondisi psikologis anak secara lebih dalam.
“Tulisan tangan menggambarkan karakter secara jujur berdasarkan ekspresi bawah sadar seseorang. Segala bentuk emosi dapat dipantau lewat perubahan tulisan, bahkan saat anak sedang mengalami masa stres atau di bawah tekanan,” ujarnya, dalam siaran pers, Rabu (23/7/2025).
Baca Juga
Sapta menjelaskan, beberapa teknik sederhana bagi orang tua untuk mulai memahami anak melalui tulisan tangan, pertama, pantau emosi anak lewat perubahan tulisan. Tanda-tanda seperti tulisan kecil dan rapat bisa mengindikasikan rasa tidak percaya diri.
Tekanan pulpen yang sangat kuat bisa menandakan ketegangan atau stres, sementara tulisan miring secara berlebihan dapat menunjukkan kondisi emosional yang tidak stabil. Orang tua disarankan mengajak anak berbicara dengan suasana santai atau melakukan aktivitas bersama seperti menggambar dan journaling.
Kedua, pahami gaya belajar anak dari gaya tulisan. Anak dengan tulisan yang ekspresif dan bebas cenderung cocok dengan metode belajar visual dan kinestetik. Sebaliknya, tulisan rapi dan konsisten menunjukkan kecenderungan pada pendekatan logis atau verbal.
Ketiga, bangun komunikasi emosional lewat tulisan tangan. Orang tua bisa mengajak anak menulis cerita tentang hari mereka, lalu memberikan tanggapan. Aktivitas ini dapat membuka komunikasi dua arah yang lebih emosional dan bermakna.
Baca Juga
Tekan 'Stunting', Allianz Indonesia dan doctorSHARE Luncurkan Panti Rawat Gizi di Pulau Kei
Keempat, deteksi gangguan perkembangan dari bentuk tulisan. Beberapa gangguan seperti ADHD atau disgrafia dapat terlihat dari tulisan yang tidak konsisten dan sulit dibaca. Jika ditemukan indikasi, orang tua disarankan berkonsultasi dengan psikolog atau terapis.
Sementara itu, Head of Corporate Communication Allianz Indonesia Wahyuni Murtiani mengatakan, melalui kegiatan ini pihaknya ingin memperkuat komitmen dalam mendukung tumbuh kembang anak secara menyeluruh.
“Melalui edukasi ini, kami tidak hanya mengajak karyawan, namun juga seluruh orang tua di Indonesia untuk meningkatkan perhatian yang lebih pada tumbuh kembang anak serta terus termotivasi dalam mempelajari dan memberikan pola asuh yang tepat, sesuai dengan pertumbuhan anak,” kata dia.

