SAFF & Co Dorong Seniman Disabilitas Terlibat Lebih Dalam Industri Kreatif
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id — SAFF & Co, produsen parfum asal Indonesia, merilis varian baru bertajuk Kirithra dalam kolaborasi bersama studio seni inklusif Tab Space. Peluncuran ini menjadi bagian dari kampanye bertema “Tale of the First Dew” yang mengangkat narasi keberagaman dan peran sosial seniman penyandang disabilitas.
Dalam kolaborasi ini, dua seniman muda disabilitas, Naomi Shanum Bhanurasmi dan M. Kafin Lanmo, terlibat sebagai ilustrator untuk desain visual produk dan merchandise Kirithra. Naomi, penyandang autisme, menyumbangkan karya ilustratif bernuansa fantasi, sementara Kafin, yang hidup dengan cerebral palsy, menyajikan karya seni bertema pahlawan super dan musik.
“Kirithra adalah bentuk perayaan kontribusi dan cerita individu dari berbagai latar belakang, termasuk penyandang disabilitas,” ujar Co-Founder SAFF & Co., Santi Tan dalam siaran pers, Rabu (2/7/2025).
Baca Juga
Melalui Program Expandable Heroes, Telkom Bawa Harapan Baru bagi UMKM Disabilitas
Parfum ini dikembangkan oleh perfumer asal Jepang, Nanako Ogi, yang dikenal dengan pendekatan puitis terhadap racikan wewangian. Kirithra menampilkan aroma kompleks dengan kombinasi madu Sidr, jeruk klementin, getah pohon birch, mawar Roseraie de l’Hay, melati Filipina (sampaguita), akigalawood, kayu Georgywood, musk cashmeran, dan nilam asal Sulawesi.
SAFF & Co. juga menunjuk aktris dan penyanyi Widi Mulia serta putrinya Widuri Puteri sebagai muse dalam proyek ini. Keduanya dipilih sebagai representasi nilai kepemimpinan berbasis kasih sayang dan keterlibatan lintas generasi.
Baca Juga
Tab Space, mitra kolaborasi dalam proyek ini, merupakan kewirausahaan sosial yang aktif memberdayakan seniman penyandang disabilitas melalui program pelatihan dan produksi karya seni.
Peluncuran Kirithra menjadi salah satu upaya yang mendorong keterlibatan sosial dalam industri kreatif di tengah isu inklusivitas dan kesetaraan yang semakin menjadi perhatian publik.

